Wabah Meningitis Merebak di Universitas Kent 2 Orang Meninggal Dunia, Puluhan di Rawat

fin.co.id - 16/03/2026, 09:39 WIB

Wabah Meningitis Merebak di Universitas Kent 2 Orang Meninggal Dunia, Puluhan di Rawat

Wabah Meningitis di Universitas Kent, Ilustrasi: DALL·E 3

fin.co.id - Wabah meningitis dilaporkan merebak di lingkungan Universitas Kent, Inggris, menewaskan dua orang berusia muda dan membuat sejumlah mahasiswa harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Otoritas kesehatan Inggris mengonfirmasi bahwa dua korban meninggal dunia berusia antara 18 hingga 21 tahun. Salah satu dari mereka diketahui merupakan mahasiswa di Universitas Kent.

Selain dua korban meninggal, sedikitnya 11 orang lainnya dari wilayah Canterbury dilaporkan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius. Sebagian besar dari mereka berada pada rentang usia yang sama dan diduga memiliki keterkaitan dengan komunitas mahasiswa di kampus tersebut.

Pihak universitas menyatakan bahwa keselamatan mahasiswa dan staf menjadi prioritas utama. Kampus kini bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk memantau situasi dan memberikan dukungan kepada mereka yang terdampak.

Puluhan Ribu Mahasiswa dan Staf Dihubungi

Badan Keamanan Kesehatan Inggris atau UK Health Security Agency (UKHSA) saat ini tengah menghubungi lebih dari 30 ribu mahasiswa, staf, serta keluarga yang mungkin memiliki kontak dengan kasus tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai potensi risiko serta tindakan pencegahan yang harus dilakukan.

Sebagai langkah darurat, otoritas kesehatan juga menyiapkan antibiotik bagi sebagian mahasiswa yang tinggal di area tertentu di sekitar Canterbury, terutama mereka yang tinggal atau bekerja di blok bangunan yang berisiko tinggi.

Dalam surat yang dikirimkan kepada civitas akademika Universitas Kent, UKHSA meminta agar kelompok yang berpotensi terpapar segera mendapatkan antibiotik tanpa penundaan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas dari infeksi meningitis yang diketahui dapat berkembang sangat cepat.

Diduga Berkaitan dengan Acara Sosial

Sejumlah laporan awal menyebutkan bahwa wabah ini kemungkinan berkaitan dengan sebuah acara sosial yang berlangsung di Canterbury.

Beberapa orang yang kemudian jatuh sakit diketahui menghadiri acara tersebut sebelum mengalami gejala.

Para ahli kesehatan kini tengah melakukan penelusuran kontak dengan mewawancarai para pasien guna mengidentifikasi siapa saja yang mungkin pernah melakukan kontak dekat dengan mereka.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID