fin.co.id - Raksasa Liga Inggris, Liverpool, akan kembali menginjakkan kaki di tanah Istanbul yang penuh sejarah. Skuad asuhan Arne Slot dijadwalkan melakoni laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan jawara Turki, Galatasaray, di Rams Park pada Rabu 11 Maret 2026 dini hari WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket menuju perempat final, melainkan panggung pembuktian bagi Liverpool. Namun, Galatasaray bukan lawan semenjana. Klub berjuluk Aslanlar (Singa) tersebut memiliki reputasi sebagai pembunuh raksasa saat bermain di hadapan pendukung fanatiknya.
Pencinta sepak bola dapat menyaksikan duel panas ini melalui layanan live streaming Vidio dengan jadwal kick-off tepat pada pukul 00.45 WIB.
Pertemuan di babak gugur ini merupakan ulangan laga fase liga musim ini. Pada pertemuan sebelumnya, Galatasaray secara mengejutkan berhasil menumbangkan Liverpool dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut menjadi alarm keras bagi Arne Slot bahwa atmosfer sepak bola Turki bisa menjadi neraka bagi tim tamu.
Galatasaray menunjukkan konsistensi yang cukup mengerikan saat menjamu klub-klub asal Inggris. Statistik mencatat bahwa mereka hanya menelan satu kekalahan dalam sembilan pertandingan kandang terakhir melawan wakil Premier League di kompetisi UEFA. Rekor ini mempertegas bahwa Rams Park adalah benteng yang sulit ditembus.
Meski demikian, performa anak asuh Okan Buruk musim ini bak rollercoaster. Mereka sempat menang telak 5-2 atas Juventus di Istanbul pada babak playoff bulan lalu setelah tertinggal lebih dulu. Namun, saat bertandang ke Turin pada leg kedua, mereka justru kepayahan hingga harus melalui babak perpanjangan waktu. Beruntung, aksi gemilang Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz menyelamatkan muka Galatasaray dan memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.
Kondisi Terkini Liverpool: Ambisi di Tengah Badai
Di kubu tim tamu, Liverpool menjalani musim yang tergolong fluktuatif. Arne Slot masih berjuang keras untuk menyatukan visi bermain pasca-era transisi besar di Anfield. Meskipun terseok di liga domestik, Liverpool baru saja memetik modal positif di ajang Piala FA.
Pada akhir pekan lalu, Mohamed Salah dan kawan-kawan berhasil melaju ke perempat final Piala FA usai menumbangkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 3-1 di Molineux. Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat krusial, mengingat beberapa hari sebelumnya mereka justru tak berkutik di tangan tim juru kunci Liga Inggris.
Liverpool memandang Liga Champions sebagai peluang paling realistis untuk menutup musim 2025/2026 dengan trofi bergengsi. Arne Slot diprediksi akan menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih menyerang demi mencuri gol tandang sejak menit awal.
Baca Juga
Intip Kekuatan: Adu Tajam Osimhen dan Salah
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, kemungkinan besar akan menerapkan pendekatan fisik yang intens. Ia ingin merusak ritme permainan Liverpool dan mengganggu stabilitas lini belakang lawan melalui pressing ketat.
Di lini depan, Victor Osimhen tetap menjadi tumpuan utama. Penyerang asal Nigeria yang tengah naik daun ini akan mendapatkan dukungan dari Baris Yilmaz dan Noa Lang di sektor sayap. Sementara itu, duet Lucas Torreira dan Mario Lemina di lini tengah akan menjadi jangkar untuk memutus aliran bola Liverpool sekaligus menjaga keseimbangan transisi.
Bergeser ke tim tamu, badai cedera masih menghantui ruang ganti Liverpool. Nama-nama seperti Alexander Isak dan Conor Bradley kemungkinan besar absen dalam laga krusial ini. Absennya Isak membuka jalan bagi Hugo Ekitike untuk membuktikan tajinya di ujung tombak, sementara posisi bek kanan akan diisi oleh bek gesit Jeremie Frimpong.
Satu perubahan taktis yang patut dinanti adalah peran Florian Wirtz. Setelah Cody Gakpo menuai banyak kritik atas performanya yang menurun, Slot berpeluang menggeser Wirtz ke posisi sayap. Langkah ini bertujuan untuk memberi ruang bagi Dominik Szoboszlai untuk beroperasi sebagai gelandang serang murni di belakang striker.