fin.co.id - Persaingan memperebutkan gelar juara Liga Italia Serie A musim 2025/2026 mencapai titik didih pada akhir pekan ini. AC Milan akan menjamu rival abadi mereka, Inter Milan, dalam laga bertajuk Derby della Madonnina di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Pertandingan ini bukan sekadar pertaruhan gengsi penguasa kota mode, melainkan menjadi laga hidup-mati bagi I Rossoneri dalam perburuan Scudetto.
Hingga pekan ke-27, Inter Milan masih duduk nyaman di puncak klasemen dengan raihan 67 poin. Sementara itu, AC Milan membayangi di posisi kedua dengan koleksi 57 poin. Jarak 10 angka yang cukup lebar membuat tim asuhan Massimiliano Allegri tidak memiliki pilihan lain selain memenangkan pertandingan ini. Jika mereka menelan kekalahan, harapan Milan untuk meraih gelar juara praktis akan tertutup mengingat kompetisi mulai memasuki fase akhir.
AC Milan menatap laga ini dengan modal positif setelah memetik kemenangan dramatis 2-0 atas Cremonese pada pekan lalu. Meskipun sempat menunjukkan tren penampilan yang naik-turun dalam beberapa bulan terakhir, sejarah pertemuan terbaru memberikan angin segar bagi Milan. Rekor head-to-head mencatat bahwa Rossoneri belum terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Inter di berbagai kompetisi, dengan rincian empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Massimiliano Allegri kemungkinan besar akan mengandalkan kedisplinan lini belakang untuk meredam agresivitas lawan. Sejauh musim ini, Milan hanya kebobolan 20 gol, yang merupakan catatan terbaik di liga. Kematangan Mike Maignan di bawah mistar serta ketangguhan duet bek tengah akan menjadi kunci untuk menahan gempuran rival sekota mereka.
Namun, Inter Milan bukanlah lawan yang mudah tumbang. Skuat besutan Cristian Chivu menjelma menjadi mesin pemenang yang sangat mengerikan sepanjang musim 2025/2026. I Nerazzurri memegang rekor impresif dengan mencatatkan sembilan kemenangan tandang beruntun di Serie A. Mereka juga menjadi tim paling produktif dengan torehan 64 gol. Strategi Chivu yang sangat dinamis seringkali membuat lawan kesulitan mengantisipasi arah serangan balik mereka.
Absennya Sang Kapten: Lubang Besar di Lini Depan Inter
Ujian berat justru mendatangi Inter Milan menjelang laga krusial ini. Mereka harus kehilangan kapten sekaligus pencetak gol terbanyak liga, Lautaro Martinez. Bomber asal Argentina tersebut terpaksa menepi akibat cedera betis yang ia alami saat sesi latihan terakhir. Kehilangan Martinez merupakan kerugian besar bagi Chivu, mengingat sang pemain telah mengoleksi 14 gol musim ini.
Sebagai gantinya, Cristian Chivu diprediksi akan memaksimalkan peran Marcus Thuram untuk memimpin lini serang. Inter juga kemungkinan besar akan menurunkan bintang muda masa depan mereka, Francesco Pio Esposito. Pemain muda ini memiliki determinasi tinggi yang diharapkan mampu merepotkan barisan pertahanan Milan yang terkenal rapat.
Baca Juga
Prediksi Susunan Pemain
Kedua pelatih nampaknya tetap setia dengan formasi tiga bek yang menjadi tren di Serie A musim ini.
AC Milan (3-5-2):
Maignan; Tomori, De Winter, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Estupinan; Rafael Leao, Christian Pulisic.
Pelatih: Massimiliano Allegri.