Israel Serang Pinggiran Selatan Beirut, Penduduk Diimbau Segera Mengungsi

fin.co.id - 06/03/2026, 18:38 WIB

Israel Serang Pinggiran Selatan Beirut, Penduduk Diimbau Segera Mengungsi

fin.co.id - Tentara Israel melancarkan serangan udara baru di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Kamis, 5 Maret 2026. Sebelumnya, militer Israel telah memperingatkan ribuan penduduk untuk mengungsi dari daerah tersebut.

Dilaporkan kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), sejauh ini pesawat tempur Israel telah melakukan setidaknya lima serangan udara yang menargetkan daerah Al-Jamous dan Haret Hreik dekat Rumah Sakit Al-Sahel.

Juru bicara tentara Israel, Avichay Adraee, secara khusus mendesak penduduk lingkungan Burj al-Barajneh dan Hadath untuk menuju ke timur menuju Gunung Lebanon melalui Jalan Beirut-Damaskus.

Penduduk Haret Hreik dan Shiyah diperintahkan untuk pindah ke utara menuju Tripoli di sepanjang jalan raya Beirut-Tripoli atau ke timur menuju Gunung Lebanon melalui Jalan Tol Metn.

Seperti diketahui, militer Israel telah melancarkan serangkaian serangan udara di seluruh Lebanon sejak awal pekan ini. Serangan itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 120 orang dan melukai hampir 700 lainnya.

Eskalasi ini menyusul serangan gabungan Israel-AS terhadap Iran, yang telah menewaskan lebih dari 900 orang sejak Sabtu, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan para pejabat militer tinggi.

Iran telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk, yang merupakan tempat aset AS berada.

Israel telah berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon yang ditandatangani pada November 2024, melakukan serangan hampir setiap hari yang telah menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka.

Israel memulai serangannya terhadap Lebanon pada Oktober 2023 dan meningkatkannya menjadi perang skala penuh pada September 2024, menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 orang.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID