Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 5,9! Pulau Karatung Bergetar, Waspada Ancaman Megathrust?

fin.co.id - 01/03/2026, 06:56 WIB

Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 5,9! Pulau Karatung Bergetar, Waspada Ancaman Megathrust?

Gempa Magnitudo 5,9 guncang Pulau Karatung, Sulut pada 1 Maret 2026.Foto:IG@bmkg

fin.co.id - Wilayah Pulau Karatung, Sulawesi Utara dihentak gempa tektonik dengan kekuatan Magnitudo 5,9. Gempa ini terjadi 1 Maret 2026, pukul 00.22 WIB, mengejutkan Sebagian besar warga yang sudah terlelap tidur. Guncangan cukup kuat ini menjadi pengingat nyata bahwa jalur seismik di beranda utara Nusantara ini sangat aktif.

Pusat gempa berada di koordinat 5.03 Lintang Utara dan 126.14 Bujur Timur. Lokasi ini terletak di laut, sekitar 108 kilometer arah Barat Laut Pulau Karatung, dengan kedalaman 67 kilometer di bawah permukaan laut. Meskipun kekuatan gempa cukup signifikan untuk memicu kepanikan, BMKG segera merilis pernyataan tegas: Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Di Balik Getaran: Apakah Karatung Masuk Jalur Megathrust?

Berdasarkan posisi geografisnya, wilayah Pulau Karatung dan sekitarnya berada di kawasan kompleks tektonik yang mempertemukan beberapa lempeng besar.

Wilayah ini memang berdekatan dengan zona subduksi lempeng Laut Filipina. Para ahli geologi mengonfirmasi bahwa area ini merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi gempa besar. Meskipun gempa kali ini berkategori menengah, lokasinya berada di jalur yang secara historis mampu memicu aktivitas seismik berskala tinggi. Ancaman megathrust di sekitar utara Sulawesi tetap menjadi perhatian serius otoritas karena akumulasi energi yang terus terjadi di bawah permukaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Namun, karakter gempa dengan kedalaman menengah (67 km) biasanya membuat getaran terasa dalam radius yang cukup luas.

BMKG mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud, agar tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Pastikan bangunan tempat tinggal cukup kokoh dan selalu pantau informasi resmi guna menghindari hoaks yang seringkali beredar pasca-bencana.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID