fin.co.id - Manchester United dilaporkan menaruh minat besar terhadap dua pemain Nottingham Forest, Elliot Anderson dan Morgan Gibbs-White.
Ketertarikan ini muncul di tengah performa positif Setan Merah yang terus menjaga peluang finis di zona Liga Champions.
Kemenangan tipis 1-0 atas Everton menjadi dorongan penting bagi United. Hasil tersebut mengangkat posisi mereka ke peringkat empat klasemen sementara Liga Inggris, memperkuat optimisme klub untuk kembali bersaing di kompetisi elite Eropa musim depan.
Liga Champions Jadi Kunci Masa Depan Pelatih
Pelatih sementara Michael Carrick memahami betul bahwa tiket Liga Champions bukan sekadar prestasi tim.
Keberhasilan mengamankan posisi empat besar juga bisa menjadi faktor penentu bagi masa depannya di kursi kepelatihan secara permanen.
Selain itu, lolos ke Liga Champions akan membuka ruang finansial dan daya tarik lebih besar bagi United dalam berburu pemain bintang pada bursa transfer musim panas.
Elliot Anderson, Mesin Perebut Bola yang Menonjol
Nama Elliot Anderson menjadi salah satu sorotan utama musim ini. Gelandang asal Inggris tersebut tampil impresif dengan statistik defensif yang mencuri perhatian.
Ia tercatat memenangkan penguasaan bola sebanyak 232 kali sepanjang musim, angka tertinggi di Liga Inggris. Catatan tersebut bahkan melampaui sejumlah gelandang papan atas yang dikenal kuat dalam duel dan distribusi bola.
Tak hanya solid dalam bertahan, Anderson juga menunjukkan kematangan dalam membangun serangan. Kemampuan mengalirkan bola dan membawa permainan ke depan menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki gelandang muda.
Kepergian Casemiro berpotensi meninggalkan celah besar di lini tengah United. Kehadiran Anderson dinilai bisa menjadi solusi ideal, terutama dalam aspek duel fisik dan progresivitas permainan.
Baca Juga
Morgan Gibbs-White, Kreator dengan Etos Kerja Tinggi
Morgan Gibbs-White juga masuk dalam radar United. Gelandang serang berusia 26 tahun itu dikenal sebagai pemain dengan mobilitas tinggi serta kontribusi menyeluruh di lapangan.
Ia bukan hanya piawai menggiring bola, tetapi juga disiplin dalam membantu pertahanan. Di era Liga Inggris yang semakin menuntut keseimbangan antara menyerang dan bertahan, profil Gibbs-White dinilai sangat relevan.