AS Darurat Cuaca, New York hingga Boston Tertimbun Salju Tebal

fin.co.id - 24/02/2026, 08:47 WIB

AS Darurat Cuaca, New York hingga Boston Tertimbun Salju Tebal

Salju di New York, Image: PublicDomainPictures / Pixabay

fin.co.id - Badai salju besar menghantam pantai timur Amerika Serikat pada Senin waktu setempat, membawa curah salju yang memecahkan rekor dan mengganggu aktivitas jutaan warga. Wilayah terdampak membentang dari Carolina Utara hingga Maine, bahkan menjangkau sebagian Kanada timur. Otoritas cuaca mengeluarkan peringatan badai musim dingin di sejumlah negara bagian karena intensitas dan durasi hujan salju yang tidak biasa.

Negara bagian Rhode Island menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak. Di kota Providence, ketebalan salju mencapai 33 inci atau sekitar 83 sentimeter. Angka ini melampaui rekor sebelumnya sebesar 28,6 inci yang tercatat pada Februari 1978. Seorang meteorolog dari National Weather Service di Boston, Candice Hrencecin, menyatakan kepada The New York Times, “Rekor itu benar-benar terlampaui. Kami sama terkejutnya dengan semua orang.” Pernyataan ini menggambarkan betapa ekstremnya sistem badai yang terjadi.

Transportasi Udara dan Darat Nyaris Lumpuh

Dampak paling terasa terjadi di sektor transportasi. Lebih dari 5.675 penerbangan dalam, menuju, atau keluar dari Amerika Serikat dibatalkan dalam satu hari, menurut data FlightAware. Bandara LaGuardia di New York membatalkan sekitar 98 persen penerbangan keluar, sementara Bandara JFK membatalkan 91 persen. Di Boston, Logan International Airport membatalkan sekitar 92 persen penerbangan keluar. Newark Liberty Airport di New Jersey juga mencatat angka pembatalan serupa, sedangkan Philadelphia International Airport memangkas sekitar 81 persen jadwal keberangkatan.

Kota New York sempat memberlakukan larangan perjalanan yang membuat kota berpenduduk lebih dari delapan juta orang itu hampir berhenti total sebelum aturan tersebut dicabut pada siang hari. Di Rhode Island dan Connecticut, larangan perjalanan untuk aktivitas non-esensial diterapkan demi keselamatan warga.

Gubernur Massachusetts, Maura Healey, turut mengumumkan pembatasan perjalanan di wilayah tenggara negara bagian tersebut. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kondisi whiteout membuat perjalanan sangat berbahaya dan memperingatkan warga agar tidak memaksakan diri keluar rumah. Ia juga menurunkan batas kecepatan di jalan tol utama menjadi 40 mil per jam untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Ratusan Ribu Rumah Tanpa Listrik

Selain transportasi, jaringan listrik juga terdampak signifikan. Lebih dari 600.000 rumah dan bisnis di sepanjang pantai timur mengalami pemadaman listrik. Di Massachusetts saja, hampir 300.000 pelanggan kehilangan aliran listrik, termasuk sekitar 85 persen pelanggan di Barnstable County yang mencakup Cape Cod.

Di Connecticut dan New Jersey, otoritas memperingatkan bahwa pohon tumbang dan dahan patah akibat beratnya salju dapat memperburuk kondisi jalan serta memperluas pemadaman. Di Providence, lebih dari 300 kendaraan diderek karena menghalangi jalur pembersihan salju, menunjukkan betapa beratnya upaya penanganan di lapangan.

Fenomena Cuaca Ekstrem dan Tantangan Infrastruktur

National Weather Service memperkirakan hujan salju akan terus berlanjut hingga Selasa pagi di beberapa wilayah pesisir timur laut, dengan total akumulasi mencapai 1 hingga 2 kaki salju di sejumlah daerah. Intensitas badai ini menjadikannya salah satu yang terparah dalam sejarah Rhode Island.

Secara ilmiah, atmosfer yang lebih hangat mampu menampung lebih banyak uap air. Ketika suhu turun di bawah titik beku, kelembapan tinggi tersebut dapat menghasilkan curah salju dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Fenomena ini menjelaskan bagaimana badai salju ekstrem tetap dapat terjadi di tengah tren pemanasan global. Kondisi tersebut memperlihatkan kompleksitas perubahan iklim, di mana peningkatan suhu global tidak selalu berarti berkurangnya peristiwa salju, melainkan dapat memperkuat intensitasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur modern tetap rentan terhadap cuaca ekstrem. Sistem transportasi udara, jaringan listrik, hingga layanan darurat harus bekerja dalam tekanan tinggi ketika badai melanda wilayah padat penduduk seperti New York dan Boston.

Kesimpulan

Badai salju yang menyelimuti New York hingga Boston menunjukkan bagaimana satu sistem cuaca dapat melumpuhkan wilayah luas dalam waktu singkat. Rekor salju di Rhode Island, ribuan penerbangan yang dibatalkan, serta ratusan ribu rumah tanpa listrik menegaskan skala dampak yang ditimbulkan.

Fenomena ini juga relevan dengan temuan ilmiah modern mengenai hubungan antara atmosfer yang lebih hangat dan peningkatan kelembapan yang dapat memperkuat curah salju ekstrem. Dengan demikian, badai ini bukan sekadar peristiwa cuaca musiman, melainkan bagian dari pola cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi dan menantang kesiapan infrastruktur serta kebijakan mitigasi bencana.

Referensi:

More than 5,000 flights cancelled as US east coast digs out of record snow – BBC News

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID