fin.co.id - Atalanta BC akan menjamu Cremonese di Stadion Atleti Azzurri d'Italia dalam lanjutan Serie A, pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 00.30 WIB.
Meski masih berada di luar enam besar klasemen, performa Atalanta tengah menanjak tajam, berbanding terbalik dengan kondisi Cremonese yang belum menemukan jalan keluar dari tren negatif.
Sejak ditangani Raffaele Palladino pada November lalu, Atalanta menunjukkan kebangkitan signifikan. Koleksi 23 poin dari 12 pertandingan liga membawa La Dea merangsek naik di papan klasemen dan menjaga asa tampil di kompetisi Eropa.
Momentum tersebut berlanjut pada pertengahan pekan lalu. Setelah menahan imbang Como tanpa gol meski bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang laga, Atalanta tampil meyakinkan di Coppa Italia dengan menyingkirkan Juventus 3-0.
Kemenangan itu sekaligus menjadi ajang balas dendam atas kekalahan di final tahun lalu dan memastikan tiket semifinal.
Gianluca Scamacca kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui titik penalti, sebelum Mario Pasalic dan Kamaldeen Sulemana memastikan kemenangan di babak kedua. Clean sheet tersebut menjadi yang kedelapan di era Palladino, menegaskan solidnya lini pertahanan Atalanta.
Fokus Kembali ke Serie A
Meski akan menghadapi Borussia Dortmund di babak playoff Liga Champions akhir bulan ini, Atalanta kini harus mengalihkan fokus ke Serie A. Mereka duduk di posisi ketujuh, hanya terpaut tipis dari zona Eropa.
Laga melawan Cremonese menjadi peluang emas untuk meraih kemenangan kandang kelima secara beruntun di kompetisi domestik. Secara historis, Atalanta juga sangat dominan atas lawannya kali ini.
Rekor Buruk Cremonese Jadi Sorotan
Cremonese datang ke Bergamo dengan beban berat. Sejak hasil imbang 1-1 pada pertemuan pertama Oktober lalu, mereka belum pernah menang melawan Atalanta di kompetisi liga sepanjang abad ini. Bahkan, Cremonese belum pernah meraih kemenangan tandang di markas Atalanta pada ajang Serie A.
Dari sisi performa, situasinya tak kalah mengkhawatirkan. Cremonese sudah sembilan laga tanpa kemenangan dan gagal mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir. Sepanjang tahun ini, mereka baru mengoleksi dua gol liga, terburuk di antara seluruh tim Serie A.
Baca Juga
Tekanan Meningkat untuk Davide Nicola
Meski masih berada di atas zona degradasi dengan 23 poin, posisi Cremonese mulai rawan. Kekalahan 0-2 dari Inter Milan pekan lalu memperpanjang paceklik gol, sementara jadwal berat menanti dengan Atalanta, Roma, dan AC Milan dalam beberapa pekan ke depan.
Pelatih Davide Nicola, yang dikenal sebagai spesialis penyelamat tim degradasi, kini berada di bawah tekanan besar untuk membalikkan keadaan.