Kabar Gembira! Lansia di Atas 75 Tahun Siap-siap Terima Makan Bergizi Gratis

fin.co.id - 04/02/2026, 08:55 WIB

Kabar Gembira! Lansia di Atas 75 Tahun Siap-siap Terima Makan Bergizi Gratis

Pemerintah siapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus lansia usia 75 tahun ke atas.Foto:Webkemenkomdigi

fin.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mematangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok lanjut usia (lansia). Program ini memprioritaskan lansia yang telah menginjak usia 75 tahun ke atas sebagai penerima manfaat utama.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus berjalan dengan Kepala BGN, Prof. Dadan Hindayana. Fokus utama program ini adalah lansia berusia 75 tahun ke atas, terutama mereka yang tinggal sendirian atau sebatang kara.

"Kami mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia di atas 75 tahun. Jika alokasi masih tersedia, baru menyasar kelompok usia di bawahnya," ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.

Saat ini, Kemensos tengah melakukan pendataan mendalam di berbagai daerah. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada BGN selaku pihak yang melakukan eksekusi program. Penyaluran makanan akan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di sekitar tempat tinggal warga.

Menariknya, program MBG ini tidak hanya menyasar lansia, tetapi juga mencakup para penyandang disabilitas. Untuk memastikan makanan sampai ke tangan yang tepat, Kemensos akan mengerahkan tenaga pendamping lansia yang saat ini tengah menjalani tahap pelatihan khusus.

"Selama masa pelatihan pendamping belum selesai, kami akan menggunakan tenaga khusus untuk mengirimkan makanan langsung ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," tambah Gus Ipul.

Terkait pendanaan, Gus Ipul memastikan bahwa anggaran MBG sepenuhnya berasal dari Badan Gizi Nasional. Peran Kemensos berfokus pada penyediaan data yang akurat serta manajemen distribusi atau pengantaran makanan ke penerima manfaat. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kecukupan gizi kelompok rentan di Indonesia.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID