Zona Degradasi Premier League, Tujuh Klub yang Terancam di Akhir Musim

fin.co.id - 03/02/2026, 11:00 WIB

Zona Degradasi Premier League, Tujuh Klub yang Terancam di Akhir Musim

Nuno Espirito Santo, Image: @westham / Instagram

fin.co.id - Persaingan di papan bawah Premier League musim ini sempat terlihat seperti formalitas belaka. Beberapa pekan lalu, jarak poin antara klub-klub terbawah dengan zona aman begitu lebar hingga degradasi terasa hanya tinggal menunggu waktu. Namun memasuki awal 2026, situasi berubah drastis. Sejumlah hasil tak terduga membuat perebutan bertahan hidup kembali terbuka dan menghadirkan ketegangan baru hingga pekan-pekan krusial menjelang akhir musim.

West Ham United, Wolverhampton Wanderers, dan Burnley yang sebelumnya tampak pasrah, kini setidaknya masih memiliki secercah harapan. Meski peluang itu tidak merata, dinamika terbaru membuat zona degradasi Premier League kembali menjadi salah satu cerita paling menarik musim ini.

Kebangkitan Kecil dari Tiga Terbawah

West Ham menjadi contoh paling nyata bagaimana momentum dapat mengubah suasana ruang ganti. Klub London itu memasuki tahun baru dengan hanya satu kemenangan dari 10 laga terakhir di liga, sebuah catatan yang membuat mereka terpuruk dan kehilangan arah. Namun kemenangan di ajang Piala FA melawan Queens Park Rangers pada 11 Januari menjadi titik balik yang tidak terduga.

Sejak laga tersebut, West Ham tampil lebih berani dan lepas. Kemenangan beruntun atas Tottenham Hotspur dan Sunderland memang belum mengangkat mereka keluar dari zona merah, tetapi jarak dengan posisi aman kini menyempit menjadi enam poin. Kekalahan tipis dari Chelsea memang menyakitkan, namun performa mereka menunjukkan bahwa perjuangan belum berakhir.

Burnley berada dalam situasi yang lebih sulit. Hasil imbang melawan Liverpool dan Tottenham sempat memberi angin segar, tetapi kekalahan telak 3-0 dari Sunderland kembali menegaskan beratnya tantangan yang mereka hadapi. Dengan selisih 11 poin dari zona aman, setiap laga kini terasa seperti partai final.

Sementara itu, Wolves masih menjadi kandidat terkuat untuk terdegradasi. Meski begitu, mereka setidaknya berhasil menghentikan tren negatif dan menjauh dari ancaman mencatatkan rekor poin terendah sepanjang sejarah Premier League. Upaya itu mungkin belum cukup untuk bertahan, tetapi setidaknya menjaga harga diri klub.

Sejarah yang Tidak Pernah Ramah

Secara historis, peluang klub-klub terbawah untuk bertahan memang sangat kecil. Sejak Premier League dimulai pada 1992, hanya sembilan tim yang berhasil membalikkan defisit enam poin atau lebih setelah memainkan 23 pertandingan. Nama-nama seperti Aston Villa, Leicester City, dan Sunderland tercatat sebagai pengecualian langka, bukan aturan umum.

Jika salah satu dari tiga klub terbawah musim ini mampu keluar dari zona degradasi, pencapaian tersebut akan langsung masuk buku sejarah. Data menunjukkan peluang Wolves dan Burnley untuk bertahan nyaris mendekati nol, sementara West Ham masih memiliki harapan meski tetap tergolong tipis.

Namun sejarah juga mengajarkan bahwa angka tidak selalu menceritakan segalanya. Sepak bola kerap memberi ruang bagi kejutan, terutama ketika tekanan justru berubah menjadi kebebasan bermain.

Tujuh Klub dalam Lingkaran Bahaya

Jika melihat peta klasemen secara realistis, terdapat tujuh klub yang masih harus waspada. Selain tiga terbawah, Nottingham Forest, Leeds United, Crystal Palace, dan Tottenham Hotspur belum sepenuhnya aman.

Tottenham memang berada di posisi tertinggi di antara mereka, duduk di peringkat 14 dengan 29 poin. Hasil imbang melawan Manchester City menunjukkan karakter bertarung yang masih kuat. Namun performa mereka dalam beberapa pekan terakhir belum cukup konsisten untuk membuat posisi itu benar-benar nyaman.

Nottingham Forest berada tepat di atas garis merah, hanya enam poin di depan West Ham. Situasi ini membuat setiap hasil negatif bisa langsung menyeret mereka kembali ke pusaran krisis. Leeds United juga berada dalam kondisi serupa, dengan margin yang terlalu tipis untuk disebut aman.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID