Manchester City Paling Boros di Bursa Transfer Januari Lalu, Klub Lain Menahan Diri

fin.co.id - 03/02/2026, 11:30 WIB

Manchester City Paling Boros di Bursa Transfer Januari Lalu, Klub Lain Menahan Diri

Pep Guardiola, Image: @pepteam / Instagram

fin.co.id - Bursa transfer Januari lalu berjalan relatif tenang bagi banyak klub Premier League. Deadline day bahkan disebut sebagai salah satu yang paling sepi dalam beberapa musim terakhir. Namun, di tengah minimnya pergerakan besar dari klub-klub papan atas, Manchester City justru tampil menonjol sebagai pengecualian. Saat sebagian besar rival memilih menahan diri, City tampil agresif dan menjadi klub dengan pengeluaran terbesar sepanjang bursa transfer musim dingin.

Secara keseluruhan, klub-klub Premier League menghabiskan sekitar 397 juta poundsterling pada bursa Januari, angka yang memang lebih rendah dibandingkan belanja musim panas, tetapi tidak jauh berbeda dari bursa musim dingin tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, distribusi belanja tersebut tidak merata. Manchester City menyumbang porsi signifikan dari total pengeluaran, sekaligus menegaskan keseriusan mereka dalam menjaga peluang juara liga.

Langkah Strategis City Demi Menekan Arsenal

Manchester City mendatangkan Antoine Semenyo dari Bournemouth dengan nilai transfer sekitar 64 juta poundsterling pada awal Januari. Tak lama berselang, mereka juga mengamankan jasa bek tengah Marc Guehi dari Crystal Palace dengan biaya sekitar 20 juta poundsterling. Dua rekrutan ini langsung diarahkan untuk memperkuat skuad inti, bukan sekadar investasi jangka panjang.

Situasi klasemen menjadi latar utama kebijakan tersebut. City tengah memburu Arsenal dalam persaingan gelar, sementara jarak poin yang ada menuntut konsistensi tinggi hingga akhir musim. Dalam kondisi seperti itu, tambahan pemain yang sudah terbukti di Premier League dinilai lebih aman dibandingkan proyek jangka panjang.

Mantan bek Inggris dan Manchester City, Steph Houghton, menilai langkah ini sebagai keputusan cerdas. Ia menyebut bahwa mendatangkan pemain yang memahami intensitas liga adalah faktor krusial di fase penentuan musim. Kehadiran Semenyo dan Guehi dinilai langsung memberi dampak karena keduanya mampu beradaptasi tanpa waktu penyesuaian yang panjang.

Klub Besar Lain Memilih Menunggu

Kontras dengan langkah City, beberapa klub besar justru nyaris tidak melakukan aktivitas berarti. Arsenal, yang berada di puncak klasemen, sama sekali tidak melakukan pembelian pemain. Manchester United, Chelsea, dan Liverpool juga memilih jalur serupa, meski memiliki kebutuhan yang berbeda-beda di dalam skuad mereka.

Keputusan untuk tidak berbelanja bukan semata karena ketiadaan target, melainkan pertimbangan finansial yang semakin kompleks. Mulai musim 2026–2027, Premier League akan menerapkan sistem baru pengendalian keuangan berupa Squad Cost Ratio. Aturan ini membatasi total biaya skuad hingga maksimal 85 persen dari pendapatan klub, menggantikan aturan Profit and Sustainability Rules yang sebelumnya berlaku.

Paul Macdonald dari FootballTransfers.com menggambarkan situasi ini sebagai fase penuh kehati-hatian. Ia menyebut bahwa klub-klub lebih memilih memastikan posisi keuangan mereka tetap aman agar tidak terhambat ketika memasuki bursa musim panas yang biasanya jauh lebih aktif.

Perbandingan dengan Klub Papan Bawah

Jika Manchester City berbelanja demi titel, klub-klub di papan bawah bergerak dengan motivasi berbeda. West Ham United, yang saat itu terjebak di zona degradasi, menggelontorkan dana cukup besar untuk memperbaiki lini depan. Mereka mendatangkan Pablo Felipe dari Gil Vicente serta Taty Castellanos dari Lazio dengan total belanja lebih dari 45 juta poundsterling.

Tottenham Hotspur, yang berada di papan tengah, juga cukup aktif dengan merekrut Conor Gallagher dari Atletico Madrid. Sementara itu, Bournemouth memanfaatkan dana hasil penjualan Semenyo untuk berinvestasi pada pemain muda seperti Rayan dari Vasco da Gama dan gelandang Hungaria Alex Toth.

Meski ada beberapa transaksi besar di luar City, tidak ada klub yang menyaingi total belanja Manchester City dalam hal kombinasi nilai transfer dan dampak langsung terhadap persaingan papan atas.

Dominasi Premier League di Eropa Tetap Terjaga

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID