fin.co.id - Pekan ke-19 BRI Super League 2026 menyajikan duel panas antara dua tim yang sedang berjuang keluar dari zona keterpurukan. PSM Makassar dijadwalkan menjamu Semen Padang di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Senin 2 Februari 2026 malam hari WIB.. Laga yang akan memulai sepak mula pada pukul 19.00 WIB ini menjadi pertaruhan harga diri bagi kedua kesebelasan yang sama-sama puasa kemenangan dalam beberapa pekan terakhir.
Tuan rumah, PSM Makassar, sedang berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Skuad berjuluk Juku Eja tersebut gagal meraih poin penuh dalam lima pertandingan beruntun. Ironisnya, anak asuh Tomas Trucha hanya mampu menyarangkan satu gol saja selama periode buruk tersebut. Statistik ini mempertegas bahwa PSM sedang menghadapi penyakit kronis di sektor penyerangan yang tak kunjung menemui solusi.
Kemandulan lini depan menjadi momok menakutkan bagi publik Makassar. Meski sering mendominasi penguasaan bola, para penggawa PSM tampak kehilangan kreativitas saat memasuki area penalti lawan. Jika Trucha tidak segera mengubah skema permainan, bukan tidak mungkin PSM akan semakin terbenam di papan bawah klasemen sementara.
Manajemen PSM sebenarnya tidak tinggal diam menghadapi krisis ini. Mereka mendatangkan Luka Cumic, penyerang berusia 24 tahun, untuk menjadi tumpuan baru di lini serang. Namun, langkah ini mengundang tanda tanya besar dari para pengamat sepak bola nasional. Pasalnya, Cumic belum memiliki rekam jejak bermain di kompetisi Asia sebelumnya. Proses adaptasi cuaca dan gaya main keras khas Indonesia berpotensi menghambat debutnya di tanah air.
Di sisi lain, Semen Padang datang ke Parepare dengan kondisi yang sedikit lebih stabil, meski tetap belum memuaskan. Tim berjuluk Kabau Sirah ini tercatat belum mencicipi kemenangan dalam empat laga terakhir. Namun, moral tim asuhan Dejan Antonic sedang menanjak setelah mereka berhasil mencuri satu poin krusial di kandang Bali United pada pekan sebelumnya.
Berbeda dengan PSM yang terkesan lambat di bursa transfer, Semen Padang justru bergerak sangat agresif. Dejan Antonic mendapatkan suntikan tenaga baru yang langsung memberikan dampak instan. Nama-nama seperti Jaime Giraldo dan Kianz Froese terbukti mampu meningkatkan intensitas permainan Semen Padang. Kehadiran pemain baru ini memberikan variasi serangan yang lebih kaya dibandingkan saat putaran pertama lalu.
Analisis Taktik dan Prediksi Pertandingan
Laga ini akan menjadi adu kecerdikan antara Tomas Trucha dan Dejan Antonic. Trucha kemungkinan besar akan menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan sejak menit awal guna mengejar gol cepat demi memulihkan kepercayaan diri. Ia berharap dukungan penuh suporter di Gelora B.J. Habibie mampu membakar semangat juang Wiljan Pluim dan kawan-kawan.
Namun, Semen Padang terkenal dengan pertahanan gerendel yang solid saat bermain tandang. Dejan Antonic diprediksi akan menerapkan skema serangan balik cepat memanfaatkan kecepatan pemain sayapnya. Jika lini tengah PSM lengah dalam melakukan transisi dari menyerang ke bertahan, Semen Padang berpeluang besar menghukum tuan rumah lewat aksi-aksi Kianz Froese yang sedang on-fire.
Pertemuan kedua tim ini juga akan menyoroti efektivitas lini depan. PSM wajib membuktikan bahwa kedatangan Cumic bukan sekadar formalitas bursa transfer. Sebaliknya, Semen Padang ingin menunjukkan bahwa investasi besar mereka pada pemain asing baru akan membuahkan hasil berupa tiga poin perdana di putaran kedua.
Baca Juga
Melihat rekor pertemuan dan kondisi terkini, pertandingan diprediksi berjalan alot di lini tengah. PSM mungkin akan memegang kendali permainan, tetapi ketajaman penyelesaian akhir tetap menjadi tanda tanya besar. Jika Juku Eja kembali gagal mengonversi peluang menjadi gol, hasil imbang atau bahkan kekalahan tipis bisa menjadi kenyataan pahit bagi pendukung setia mereka.
Siapakah yang akan memutus tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan? Duel pekan ke-19 ini akan menjadi jawaban apakah PSM mampu bangkit dari keterpurukan atau justru Semen Padang yang semakin terbang tinggi bersama amunisi barunya.
Prediksi Susunan Pemain
PSM Makassar (4-4-2): Reza Arya; Mufli Hidayat, Aloisio Neto, Yuran Fernandes, Victor Luiz; Victor Dethan, Akbar Tanjung, Muhammad Arfan, Rizky Eka; Alex Tanque, Luka Cumic.
Pelatih: Tomas Trucha.