Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mematok target ambisius mengumpulkan dana umat sebesar Rp 515 miliar sepanjang bulan suci Ramadhan 2026 yang hanya berjarak dua pekan lagi.
Target fantastis ini mencerminkan tren pembayaran zakat, infak, dan sedekah di Indonesia yang terus mengalami peningkatan pesat setiap tahunnya.
Ringkasan :
- Baznas menargetkan penghimpunan dana umat Rp 515 miliar di Ramadhan 2026.
- Target ini naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang meningkat.
- Baznas menekankan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi yang terdaftar di Kementerian Agama untuk keamanan dana.
Target Rp 515 Miliar: Kenaikan Signifikan di Momen Ramadhan
Bulan Ramadhan tahun ini, yang jatuh pada bulan Februari dan Maret, menjadi periode krusial bagi Baznas untuk memaksimalkan pengumpulan dana umat.
Target Rp 515 miliar yang dipatok Baznas ini merupakan lonjakan signifikan dibandingkan target tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada Ramadhan 2024, Baznas menargetkan Rp 450 miliar, kemudian naik menjadi Rp 487 miliar pada Ramadhan tahun lalu.
Pimpinan Baznas, Rizaludin Kurniawan, menjelaskan bahwa kenaikan target ini sejalan dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat.
Namun, Rizaludin mengingatkan masyarakat akan satu hal krusial: pastikan penyaluran dana zakat dilakukan melalui lembaga amil zakat resmi yang memiliki izin dari Kementerian Agama.
"Dalam dua bulan ini (Februari dan Maret) kami targetkan penghimpunan dana sebesar Rp 515 miliar," ujar Rizaludin di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Baca Juga
"Kami ingatkan masyarakat agar membayar zakat lewat lembaga amil resmi supaya dana bisa dipertanggungjawabkan," tambahnya.