fin.co.id - Persita Tangerang harus menelan pil pahit setelah mengalami kekalahan kandang kedua musim ini. Meski saat ini masih bertahan di posisi kelima klasemen dengan raihan 32 poin, posisi "Pendekar Cisadane" kini berada di ujung tanduk.
Ancaman di Klasemen
Posisi Persita terancam turun dua peringkat jika dua skenario ini terjadi:
• PSIM Yogyakarta berhasil menaklukkan Borneo FC.
• Persebaya Surabaya mampu mengalahkan Dewa United.
Evaluasi Pelatih Carlos Pena
Meski kalah 0-2 dari Persija Jakarta, pelatih Carlos Pena tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Muhammad Toha dan kawan-kawan.
"Saya bangga dengan tim saya. Para pemain telah berjuang keras hari ini," ujar Coach Pena dalam sesi konferensi pers, Minggu (1/2/2026).
Pena menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan peluang emas di awal laga. "Kami memulai dengan baik. Rayco punya peluang yang sangat bersih, namun sayangnya tidak berbuah gol," lanjutnya.
Faktor Pembeda
Baca Juga
Kualitas pemain asing Persija diakui menjadi pembeda utama dalam laga ini. Meskipun Pena telah melakukan rotasi pemain di babak kedua untuk meningkatkan intensitas serangan, skor tetap tidak berubah.
"Setelah kesalahan yang kami buat, lawan berhasil mencetak gol. Kami mencoba membalas dengan semua senjata yang ada, namun serangan balik mereka justru menghasilkan gol kedua," jelas Pena.
Menatap Laga Selanjutnya
Persita tidak boleh berlarut dalam kesedihan. Mereka dijadwalkan melakoni laga tandang krusial melawan Semen Padang pada 8 Februari 2026 mendatang.
"Kami harus segera bangkit dan fokus sepenuhnya pada laga selanjutnya," pungkasnya.