Internasional . 29/01/2026, 16:00 WIB
fin.co.id - Sebuah pesawat penumpang Satena yang terbang dari Cucuta menuju Ocana di Kolombia dilaporkan mengalami kecelakaan fatal, menewaskan seluruh 15 orang di dalamnya, termasuk 13 penumpang dan 2 kru.
Pesawat jenis Beechcraft 1900 ini hilang kontak sekitar 11 menit sebelum dijadwalkan mendarat pada pukul 12:05 waktu lokal.
Wreckage pesawat kemudian ditemukan di wilayah pegunungan, sebuah area yang dikenal sulit dijangkau dan beberapa bagiannya dikuasai oleh kelompok bersenjata ELN.
Daftar resmi penumpang menyebutkan termasuk legislator Diogenes Quintero Amaya dan calon anggota kongres Carlos Salcedo, yang sedang bersiap menghadapi pemilihan mendatang.
Seluruh penumpang dan kru tidak berhasil diselamatkan dari kecelakaan ini, menandai tragedi udara serius bagi Kolombia.
Kolombia segera meluncurkan operasi pencarian di daerah pegunungan tempat pesawat ditemukan.
Angkatan bersenjata negara tersebut turut membantu dalam pencarian dan pemulihan bangkai pesawat.
Satena juga membuka hotline bagi keluarga korban untuk mendapatkan informasi terkini mengenai tragedi ini.
Kecelakaan ini memicu keprihatinan terkait keamanan penerbangan di wilayah yang memiliki aktivitas kelompok bersenjata. Kehadiran politisi dan calon anggota legislatif di pesawat menambah dimensi politik dari tragedi ini.
Pemerintah Kolombia kini dihadapkan pada tekanan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan serta memastikan bahwa wilayah rawan konflik tetap dapat diakses dengan aman bagi transportasi sipil.
Tragedi pesawat Satena menyoroti risiko penerbangan di daerah pegunungan yang sulit dijangkau dan berdampak pada politik lokal karena korban termasuk tokoh publik.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id