Internasional . 28/01/2026, 10:30 WIB

Dampak Trump pada Percepatan Perjanjian Dagang India dan Uni Eropa

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Perjanjian dagang antara India dan Uni Eropa baru-baru ini menjadi sorotan global karena bukan hanya mencerminkan hubungan ekonomi yang kuat, tetapi juga dampak geopolitik yang signifikan.

Kesepakatan ini, yang oleh para pemimpin disebut sebagai "mother of all deals", menandai titik penting dalam upaya kedua pihak memperkuat posisi ekonomi mereka di tengah ketidakpastian global, terutama terkait kebijakan perdagangan Amerika

itra, termasuk India. AS mengenakan tarif hingga 50 persen terhadap barang impor dari India, termasuk penalti 25 persen karena India tidak menghentikan pembelian minyak dari Rusia.

Tekanan serupa jug

a sempat dirasakan oleh beberapa negara Eropa yang menolak usulan Trump terkait pengambilalihan Greenland, meski ancaman tarif tersebut kemudian ditarik.

Pakar perdagangan menilai situasi ini mendorong India dan Uni Eropa untuk mencari jalan alternatif guna melindungi kepentingan ekonomi mereka dari ketidakpastian kebijakan AS. Michael Kugelman dari Atlantic Council menyatakan bahwa faktor Trump memberikan dorongan kuat karena India dan EU menghadapi tarif kejutan dari AS yang tidak mereka duga.

Signifikansi Ekonomi dan Geopolitik

Kesepakatan India-EU bukan hanya soal perdagangan, tetapi juga strategi geopolitik. Dengan adanya perjanjian ini, India memperoleh akses pasar yang lebih luas di Eropa, sementara Uni Eropa dapat mengurangi ketergantungannya pada China dan memperkuat hubungan ekonomi dengan salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Selain itu, perjanjian ini mengirim pesan kuat tentang kemampuan negara-negara besar untuk bekerja sama demi kepentingan bersama, meski menghadapi tekanan eksternal dari Amerika Serikat.

Kedua belah pihak juga melihat kesepakatan ini sebagai peluang untuk memperkuat rantai pasokan global. Perdana Menteri Modi menekankan bahwa perjanjian ini bukan sekadar perdagangan, tetapi "cetak biru baru untuk kemakmuran bersama," sementara Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menambahkan bahwa kerja sama ini mengurangi ketergantungan strategis dan meningkatkan keamanan ekonomi di dunia yang semakin tidak pasti.

Tantangan Implementasi

Meskipun kesepakatan telah dicapai, masih ada pekerjaan panjang sebelum implementasinya. Proses ratifikasi di Parlemen Eropa dan penyesuaian hukum di India diperkirakan memakan waktu lama, serupa dengan pengalaman perjanjian EU-Mercosur. Beberapa isu teknis, termasuk hak kekayaan intelektual, pertanian, dan emisi karbon, masih harus diselesaikan. Namun, kelompok bisnis Eropa dan industri India yang terdampak tarif AS menyambut baik kesepakatan ini karena meningkatkan akses pasar secara timbal balik.

Kesimpulan

Perjanjian dagangan India-EU memperlihatkan bagaimana dinamika global, termasuk kebijakan tak terduga Amerika Serikat di era Trump, dapat memengaruhi strategi ekonomi internasional.

Kesepakatan ini menunjukkan kemampuan negara-negara besar untuk bekerja sama demi keamanan ekonomi dan pertumbuhan perdagangan di tengah ketidakpastian global.

Dampak geopolitik dan ekonomi dari kesepakatan ini kemungkinan akan membentuk arah hubungan perdagangan dan strategi mitigasi risiko global di tahun-tahun mendatang.

Referensi:

  • Reuters, Trump’s shadow looms over India-EU trade deal

  • Reuters, India-EU trade deal progress and geopolitical impact

  • BBC News, Trump uses tariffs as bargaining tool

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id