Badai Musim Dingin Ekstrem Ancam AS, Ratusan Ribu Rumah Berisiko tanpa Listrik

fin.co.id - 26/01/2026, 11:00 WIB

Badai Musim Dingin Ekstrem Ancam AS, Ratusan Ribu Rumah Berisiko tanpa Listrik

Salju, Image: Susanne Jutzeler / Pexels

fin.co.id - Amerika Serikat tengah bersiap menghadapi salah satu badai musim dingin paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 200 juta warga diperkirakan akan terdampak, dengan prediksi salju tebal, hujan beku, dan angin dingin yang ekstrem. Layanan Cuaca Nasional memperingatkan kondisi “sangat berbahaya” yang dapat meningkatkan risiko hipotermia dan radang dingin bagi kulit yang terekspos.

Beberapa negara bagian, termasuk New York, Texas, Arkansas, dan Georgia, telah menyatakan keadaan darurat, memungkinkan pasukan Garda Nasional dan petugas darurat mulai menyiapkan respon cepat. Gubernur New York, Kathy Hochul, menyebut bahwa lebih dari 1.600 alat pembersih salju dan 114.000 ton garam siap digunakan, serta meminta warga menyiapkan kebutuhan pokok dan bekerja dari rumah bila memungkinkan.

Dampak Salju Tebal dan Angin Dingin

Badai ini diperkirakan akan melintasi wilayah dari Dataran Tinggi dan Pegunungan Rocky hingga ke Timur Laut AS, termasuk kota-kota besar seperti Memphis, Nashville, Washington DC, Philadelphia, dan New York. Beberapa wilayah dapat menerima lebih dari 30 sentimeter salju, sementara suhu dingin ekstrim dan angin kencang membuat suhu terasa sangat rendah, dengan windchill mencapai -46 derajat Celcius di Dataran Tinggi Utara.

Menurut prakiraan, bagian tenggara AS juga akan mengalami suhu beku, dan Texas mulai mengalami hujan es dan salju. Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa kondisi perjalanan akan sangat berbahaya, dan sejumlah penerbangan telah dibatalkan karena risiko keselamatan.

Risiko Kehilangan Akses Listrik

Selain gangguan transportasi, badai musim dingin ini diperkirakan akan menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran. Lebih dari ratusan ribu rumah diprediksi kehilangan akses listrik karena salju berat dan es yang menimpa jaringan listrik. Otoritas Texas menekankan bahwa meskipun ada kemungkinan pemadaman lokal, sistem listrik dipersiapkan lebih baik dibanding badai 2021 yang menewaskan ratusan orang.

New York City akan menempatkan ribuan petugas kebersihan, 700 penyebar garam, dan 2.200 alat pembersih salju, dengan subway dan bus tetap beroperasi, namun wali kota mengimbau warga untuk tetap di rumah jika memungkinkan.

Persiapan Warga dan Tips Keselamatan

Warga dianjurkan untuk menimbun kebutuhan pokok, menyiapkan pakaian hangat, dan membatasi aktivitas luar rumah. Shoveling salju yang berat dapat meningkatkan risiko serangan jantung, sehingga perlu hati-hati. Warga juga disarankan memeriksa cadangan listrik rumah dan menggunakan sumber panas tambahan dengan aman untuk menghindari kebakaran atau keracunan karbon monoksida.

Para ahli meteorologi memperingatkan bahwa setelah badai melintas, udara Arktik yang kuat dari Kanada akan menjaga suhu tetap ekstrem rendah di Timur AS hingga minggu depan. Kesadaran dan persiapan dini menjadi kunci keselamatan bagi jutaan warga yang terdampak.

Kesimpulan

Badai musim dingin ekstrem ini menunjukkan betapa rapuhnya infrastruktur dan kesiapsiagaan warga terhadap kondisi cuaca ekstrem. Persiapan negara bagian dan tindakan pencegahan pribadi dapat membantu mengurangi risiko cedera, kematian, dan gangguan listrik yang meluas. Ilmu meteorologi modern dan prediksi cuaca probabilistik memungkinkan respon lebih cepat, namun kewaspadaan warga tetap menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman alam yang ekstrim.

Referensi:
BBC News – US braces for 'extremely dangerous' winter storm
Reuters – Winter Storm Disrupts Travel Across United States
The National – High inflation and currency depreciation in Iran
FlightAware – Flight cancellations during US winter storm

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID