Banjir di Tigaraksa Tangerang Berangsur Surut, Warga Terdampak Dipastikan Tertangani!

fin.co.id - 25/01/2026, 09:20 WIB

Banjir di Tigaraksa Tangerang Berangsur Surut, Warga Terdampak Dipastikan Tertangani!

Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied (tengah) saat menggelar press confrence penanganan banjir yang melanda 8 desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Banjir yang merendam delapan desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berangsur surut. Kendati demikian, sebanyak 1.126 keluarga atau sekitar 5.016 jiwa dilaporkan terdampak oleh bencana akibat cuaca ekstrem serta luapan air sungai Cidurian dan Cimanceri ini.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, pada Sabtu (24/1/2026) malam, menyampaikan perkembangan positif ini dari posko penanganan banjir yang telah beroperasi penuh sejak kejadian. Kata dia, hingga pukul 22.00 WIB genangan air di sejumlah titik dilaporkan mulai turun secara signifikan.

Kendati begitu penanganan darurat terus difokuskan terutama pada pemenuhan kebutuhan logistik dan kesehatan warga melalui 11 titik dapur umum yang telah diaktifkan di lokasi-lokasi terdampak.

"Kami terus memantau perkembangannya dan fokus utama saat ini adalah memastikan distribusi makanan dan layanan kesehatan bagi warga berjalan lancar," ujar Cucu dalam press confrence bersama wartawan. 

Sementara, berdasarkan data kecamatan Tigaraksa, Desa Pasir Nangka menjadi salah satu wilayah dengan populasi terdampak terbesar, yakni mencapai 600 keluarga atau sekitar 2.000 jiwa di tiga perumahan yakni Perum Mustika, Graha Cibadak, dan Vila Pasir Nagka. Di wilayah ini sebanyak empat dapur umum dioperasikan untuk melayani warga.

Kondisi serupa terjadi di Desa Pasir Bolang, di mana air dengan ketinggian 30 - 200 sentimeter sempat merendam tiga kampung yakni Cogreg, Bolang, dan Seglog, namun saat ini debit air mulai menunjukan tren penurunan, termasuk yang menggenang di Jalan Raya Aria Jaya Santika dengan ketinggian 40-50 sentimeter juga mulai surut.

Sedangkan di Desa Cisereh, banjir akibat luapan Sungai Cidurian yang sempat mencapai ketinggian satu meter kini mulai menyusut. Distribusi logistik di wilayah ini dilakukan melalui satu dapur umum yang bekerja sama dengan salah satu SPPG.

Di Desa Margasari, yang sebelumnya terendam hingga 150 sentimeter akibat luapan Sungai Cimanceri, kondisi air dilaporkan telah kembali normal. Sebaliknya, wilayah lain seperti Kelurahan Kadu Agung, Desa Pematang, dan Desa Sodong tercatat mengalami dampak lebih ringan dengan ketinggian air yang telah surut total.

Cucu melanjutkan, upaya evakuasi dan penanggulangan dilakukan secara kolaboratif antara jajaran Forkopimcam Tigaraksa, BPBD, Karang Taruna, serta PMI. Terkait kesehatannya, Puskesmas Pasir Nangka dan Puskesmas Tigaraksa disiagakan 24 jam untuk melayani kebutuhan medis, termasuk evakuasi pasien sakit dan penanganan persalinan di tengah situasi banjir.

Ia juga memastikan bahwa bantuan logistik langsung disalurkan ke titik sasaran termasuk dari pihak lain seperti Partai Golkar, PKB, PKS, serta PDIP, secara langsung telah didistribusikan kepada korban banjir.

"Para donatur dari kalangan masyarakat juga berkontribusi aktif. Salah satunya adalah masjid di Pasir Bolang. Kami pastikan para warga yang terdampak banjir ini tertangani dan ini sebuah kolaborasi yang sangat luar biasa," tandasnya.

Meski demikian, pihaknya meminta maaf jika masih ada warga yang belum terlayani secara maksimal. Ia pun mengimbau warga terdampak untuk memanfaatkan layanan call center yang beroperasi 24 jam.

"Dan kami pastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan segera demi percepatan pemulihan pascabencana," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana menjelaskan, keterbatasan sarana seperti perahu karet sempat menjadi kendala, namun berhasil diatasi melalui koordinasi dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memanfaatkan situasi ini untuk tindakan yang merugikan.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.