Gebrakan Banten Sehat: Direktur RSUD Banten Bongkar Strategi Andra Soni Benahi Layanan Kesehatan

fin.co.id - 12/01/2026, 21:25 WIB

Gebrakan Banten Sehat: Direktur RSUD Banten Bongkar Strategi Andra Soni Benahi Layanan Kesehatan

Direktur RSUD Banten dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes - FIN/Sigit Nugroho -

Intisari :

fin.co.id - Provinsi Banten tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam sektor kesehatan. Direktur RSUD Banten, dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes, memberikan sinyal kuat bahwa pelayanan medis di Banten akan mengalami transformasi total setelah pertemuan strategis antara Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dengan Gubernur Banten, Andra Soni.

Dalam dialog yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Ratu, Senin, 12 Januari 2026, dr. Danang menegaskan bahwa Gubernur Andra Soni sangat antusias menyerap aspirasi dari 136 pengelola rumah sakit di Banten. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan ajang "belanja masalah" untuk menyempurnakan program Banten Sehat.

Rumah Sakit Pemerintah Haram Hitung Untung Rugi!

Salah satu poin krusial yang mencuat dalam diskusi tersebut adalah filosofi pelayanan kesehatan publik. Dr. Danang menekankan bahwa rumah sakit milik pemerintah memiliki misi yang berbeda dengan sektor komersial. Ia menyampaikan pesan tegas kepada Gubernur bahwa fokus utama adalah kesehatan rakyat, bukan angka di neraca keuangan.

"Rumah sakit pemerintah itu jangan berhitung untung rugi. Segala daya upaya kita untuk rakyat, di situlah keuntungan sebenarnya. Rakyat yang sehat adalah modal utama pembangunan Banten," ujar dr. Danang optimis.

Menurutnya, jika masyarakat sehat, maka daya beli akan meningkat dan ekonomi daerah otomatis akan ikut terkerek naik. Pandangan ini sejalan dengan komitmen Gubernur Andra Soni yang ingin memastikan tidak ada hambatan bagi warga dalam mengakses fasilitas medis yang berkualitas.

Solusi Cerdas di Tengah Keterbatasan Dana BPJS

Kondisi lapangan memang penuh tantangan. Dr. Danang memotret perjuangan rumah sakit kabupaten/kota yang harus memberikan layanan maksimal meski dukungan dana sering kali terbatas. Belum lagi urusan tarif BPJS Kesehatan yang stagnan di tengah kenaikan biaya operasional.

"Direktur rumah sakit harus pintar-pintar melakukan segala cara supaya pelayanan tetap maksimal dengan dana yang tersedia. Standar layanan tidak boleh turun sedikit pun atau under the standard," tegasnya.

Menanggapi hal ini, tim kesehatan Pemprov Banten akan segera merinci program-program taktis. Gubernur Andra Soni sendiri sudah menyiapkan ancang-ancang untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis, salah satunya melalui komitmen pemberian beasiswa kedokteran sejak jenjang SMA.

Kolaborasi Swasta dan Pemerintah Demi Banten Sehat

Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi peran besar rumah sakit swasta dan tenaga kesehatan yang telah teruji sejak masa pandemi COVID-19. Baginya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama mewujudkan Banten Sehat.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID