fin.co.id - Hati-hati bagi Anda yang masih bersantai di rumah! Gelombang arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ternyata jauh lebih masif dari dugaan semula. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) baru saja merilis data terbaru yang cukup mengejutkan. Antusiasme masyarakat yang ingin menghabiskan akhir tahun di kampung halaman atau destinasi wisata Wilayah Timur Trans Jawa benar-benar meledak. Jika Anda berencana berangkat dalam waktu dekat, bersiaplah menghadapi kepadatan yang luar biasa di sepanjang jalur utama tol.
Fenomena mudik Nataru kali ini membuktikan bahwa kerinduan untuk berlibur masih sangat tinggi. Jangan sampai rencana liburan Anda berantakan hanya karena terjebak macet berjam-jam tanpa persiapan. Sejak periode H-7 hingga H+1 Natal, arus kendaraan terus mengalir deras, menciptakan angka-angka statistik yang melonjak tajam dibandingkan hari-hari biasa. Simak detail datanya agar Anda bisa mengatur strategi perjalanan dengan lebih cerdas!
Lonjakan Drastis di GT Cikampek Utama: Naik Hampir 46 Persen!
Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menjadi saksi bisu betapa padatnya perjalanan menuju Timur. Pihak pengelola mencatat sebanyak 391.177 unit kendaraan telah melintasi gerbang utama ini dalam periode 18 hingga 24 Desember 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan fantastis sebesar 45,96% jika kita bandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya hanya menyentuh 268.006 kendaraan.
Sebaliknya, arus kendaraan yang bergerak kembali menuju Jakarta dari arah Timur juga menunjukkan tren positif meski tidak setinggi arus keluar. Sebanyak 257.755 kendaraan sudah terpantau melintas, naik tipis 1,09% dari angka normal. Artinya, mayoritas masyarakat masih fokus bergerak menuju luar kota untuk merayakan pergantian tahun. Pastikan Anda sudah mengecek kondisi mesin sebelum terjun ke dalam kepadatan ini.
Jawa Tengah "Dikepung" Pemudik: Semarang dan Solo Jadi Titik Padat
Kepadatan lalu lintas tidak hanya berhenti di Cikampek. Wilayah Jawa Tengah benar-benar menjadi pusat perhatian dalam periode Nataru 2025/2026 ini. Berikut adalah rincian data di dua gerbang tol utama Jawa Tengah:
1. GT Kalikangkung (Akses Menuju Semarang)
Volume kendaraan yang menyerbu arah Semarang melalui GT Kalikangkung melonjak sangat tajam. Tercatat sebanyak 235.342 kendaraan melintas, naik drastis 63,50% dari angka normal 143.937 kendaraan. Sementara itu, arus yang meninggalkan Semarang juga mengalami kenaikan 27,50% dengan total 166.632 kendaraan.
2. GT Banyumanik (Akses Menuju Solo)
Bagi Anda yang menuju Solo, data menunjukkan kenaikan yang tidak kalah signifikan. Tercatat sebanyak 313.468 kendaraan menuju Solo melalui GT Banyumanik, melonjak 52,70% dari angka normal. Arus balik menuju Jakarta melalui titik ini juga naik 30,30% mencapai 214.451 kendaraan. Pastikan saldo uang elektronik Anda mencukupi agar tidak memicu antrean panjang di gerbang tol ini.
Jawa Timur Tetap Menjadi Primadona Liburan Akhir Tahun
Bergerak lebih jauh ke Timur, wilayah Jawa Timur juga mencatatkan angka pertumbuhan lalu lintas yang konsisten. Surabaya dan Malang masih menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menutup tahun 2025. Di GT Warugunung, arus kendaraan menuju Surabaya naik 26,82% menjadi 224.688 kendaraan. Bahkan arus menuju Jakarta dari gerbang ini pun ikut naik 22,47%.
Destinasi wisata Malang pun tak ketinggalan. Melalui GT Kejapanan Utama, ada 267.496 kendaraan yang terpantau menuju arah Malang, naik 28,29%. Sementara itu, GT Singosari mencatat 148.238 kendaraan yang masuk ke area Malang, meningkat 20,64% dibandingkan lalu lintas harian biasa. Tren ini diprediksi akan terus meningkat hingga malam pergantian tahun baru tiba.