fin.co.id - Pada H-5 libur Natal tahun 2025 atau 20 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat peningkatan volume lalu lintas di sekitar Jalan Tol Jabotabek dan Jawa Barat dengan data sebagai berikut :
Total sebanyak 203.792 kendaraan atau meningkat 2,08% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 199.634 kendaraan transaksi yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara International Soekarno Hatta, arah Merak dan arah Puncak melalui empat Gerbang Tol (GT) dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cengkareng
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 4,96% atau sebanyak 77.819 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 74.144 kendaraan.
2. GT Benda Utama
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 1,12% atau sebanyak 25.443 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 25.161 kendaraan.
3. GT Cikupa
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak sebesar 4,99% atau sebanyak 52.890 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 50.378 kendaraan.
4. GT Ciawi 1
Baca Juga
Pantauan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 sebanyak 47.640 kendaraan atau lebih rendah 4,63% teradap lalu lintas transaksi normal 49.951 kendaraan
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, terpantau volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek, tercatat total sebanyak 78.285 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 6,07% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 73.803 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta, tercatat ada peningkatan volume lalu lintas tercatat total sebanyak 66.630 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 7,92% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 61.739 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula sebanyak 41.040 kendaraan menuju wilayah Rancaekek atau Garut meninggalkan Bandung dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 10,34% dari lalin normal yaitu sebanyak 37.195 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat 33.606 kendaraan atau naik sebesar 9,87% dibanding lalu lintas normal sebanyak 30.586 kendaraan.