Anak Sekolah di Pandeglang Harus Menyeberangi Sungai Setiap Hari Karena Jembatan Putus

fin.co.id - 24/10/2025, 15:12 WIB

Anak Sekolah di Pandeglang Harus Menyeberangi Sungai Setiap Hari Karena Jembatan Putus

Jembatan Putus, Pelajar di Pandeglang Bertaruh Nyawa Sebrangi Sungai. Foto: Tangkapan Layar TikTok radarbanten_official

fin.co.id - Setiap pagi, di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, pemandangan yang memilukan kembali terulang. Puluhan murid SD dan SMP berjalan beriringan menuju sungai yang berlumpur. Mereka bukan hendak bermain air, melainkan menempuh perjalanan berbahaya demi sampai ke sekolah.

Jembatan yang seharusnya menjadi penghubung utama antara desa dan sekolah sudah lama putus. Sejak banjir besar tahun lalu merobohkannya, tak ada lagi jalan aman bagi anak-anak itu. Kini, satu-satunya cara untuk menyeberang hanyalah dengan berenang melawan arus sungai yang cukup deras.

Dalam sebuah video yang beredar luas, terlihat seorang guru berdiri di tepian sungai. Ia dengan sabar menuntun para siswanya satu per satu agar tidak terseret arus. Ada rasa cemas yang jelas tergambar di wajahnya, namun juga tekad kuat untuk memastikan setiap anak bisa tiba di seberang dengan selamat.

Bagi warga Kampung Cegog, situasi ini bukan hal baru. Mereka sudah berulang kali mengajukan permohonan agar jembatan diperbaiki. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak pemerintah daerah. Sementara waktu terus berjalan, dan setiap pagi anak-anak itu masih harus mempertaruhkan keselamatannya demi bisa belajar.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID