fin.co.id - Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Saeful Bachri, menyoroti masalah banjir yang masih kerap melanda wilayah Banjaran dan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Hal ini disampaikannya saat menggelar kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun 2025, di mana ia menyerap berbagai aspirasi dan keluhan langsung dari masyarakat.
Saeful Bachri menjelaskan bahwa dalam reses kali ini, keluhan terkait banjir menjadi salah satu isu utama yang paling banyak disampaikan oleh konstituen, khususnya di RW Sembilan Desa Tarajusari.
"Kebanyakan ya untuk proses ketiga tahun 2021 ini pertama masalah banjir ya, fasilitas banjir yang sedangnya bersumber dari sungai-sungai yang ada di sekitaran Banjaran Ceta ludup lah tadi di RW Sembilan Desa Tarajusari," ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin, 28 Juli 2025.
Ia menegaskan bahwa permasalahan banjir ini menjadi perhatian serius, mengingat kewenangan pengelolaan sungai berada di tingkat provinsi.
Saeful Bachri berjanji akan mengomunikasikan keluhan masyarakat ini kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan dinas terkait di Provinsi Jawa Barat.
"Tentu ini menjadi bahan atensi kita karena kewenangan sungai itu ada di provinsi dan untuk program-program yang langsung untuk berkaitan dengan sungai dan anak sungai di BBWS kita coba komunikasikan bahwa keluhan masyarakat ini menjadi menaho di sana," jelasnya.
Saeful Bachri juga memahami kondisi geografis wilayah tersebut yang memang rawan banjir.
"Saya juga tahu di sana sering banjir karena cekungan dan penanggalan. Mudah-mudahan ada atensi dari BBWS dan dinas terkait di provinsi," harapnya.
Dengan adanya atensi dari pihak berwenang, solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan banjir di Banjaran dan Cangkuang dapat segera terwujud, sehingga masyarakat dapat hidup lebih tenang dan aman.
(Adm)