Bukan Sekadar Main Game, Ini Cara Cerdas Bikin Anak Suka Belajar

fin.co.id - 23/07/2025, 14:37 WIB

Bukan Sekadar Main Game, Ini Cara Cerdas Bikin Anak Suka Belajar

Game edukasi anak. Foto: iStock

fin.co.id - Di era serba digital seperti sekarang, banyak anak yang sudah akrab dengan gadget sejak usia dini. Hal ini tentu bikin kita baik sebagai orang tua, kakak, maupun pendidik jadi was-was. Tapi, gimana kalau justru gadget itu bisa dimanfaatkan untuk membantu proses belajar anak?

Ya, jawabannya adalah game edukasi anak. Bukan sekadar hiburan, game jenis ini dirancang khusus agar anak bisa belajar sambil bermain. Mulai dari belajar bahasa asing, membaca, berhitung, hingga pengenalan konsep teknologi seperti coding, semua bisa dilakukan lewat game yang menyenangkan. Berikut ini beberapa rekomendasi game edukatif yang bisa jadi pilihan:

1. Duolingo

Siapa bilang belajar bahasa itu membosankan? Dengan Duolingo, anak bisa mengenal berbagai bahasa asing lewat pendekatan game yang seru. Setiap level punya tantangannya sendiri, dan anak akan diajak menyelesaikan misi untuk naik ke level berikutnya.

Didesain dengan tampilan yang menarik dan penuh warna, game ini membuat proses belajar jadi jauh dari kata monoton. Pilihan bahasanya pun beragam mulai dari bahasa Inggris, Spanyol, hingga Jepang yang semuanya dikemas dengan cara yang ringan dan mudah dipahami anak-anak.

2. Khan Academy Kids

Kalau ingin game yang mencakup banyak pelajaran, Khan Academy Kids jawabannya. Aplikasi ini penuh dengan aktivitas yang dirancang untuk anak usia 2 sampai 8 tahun. Mereka bisa belajar membaca, berhitung, hingga mengenal sains, semuanya dalam bentuk permainan.

Tak hanya itu, game ini juga menyisipkan kegiatan yang merangsang motorik dan imajinasi anak, seperti bernyanyi dan menari bersama karakter lucu. Materi dalam aplikasi disusun berdasarkan usia, jadi orang tua tak perlu khawatir soal tingkat kesulitannya.

3. Lingokids

Buat anak-anak yang senang bergerak dan mudah bosan dengan pelajaran konvensional, Lingokids bisa jadi penyelamat. Game edukasi anak ini mengajak si kecil untuk aktif berpikir, menggambar, membaca, bahkan menulis melalui serangkaian aktivitas yang dibuat menarik.

Kurikulumnya pun sudah disesuaikan dengan pendekatan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), sehingga anak tidak hanya belajar teori, tapi juga cara berpikir logis dan kreatif. Tak heran jika Lingokids jadi favorit banyak orang tua.

4. CodeSpark Academy

Ingin anak mengenal dunia teknologi sejak kecil? CodeSpark Academy menawarkan pendekatan unik untuk memperkenalkan konsep pengkodean atau coding melalui game. Meski terdengar rumit, platform ini sangat ramah untuk anak-anak usia 5 sampai 9 tahun.

Anak bisa membuat permainan sendiri, memecahkan teka-teki, atau menyelesaikan tantangan yang disusun berdasarkan kurikulum riset. Cara belajarnya pun tanpa teks, jadi cocok untuk anak yang belum lancar membaca.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID