Ini Jam-Jam Sibuk Terbaik untuk Narik Ojek Online, Dijamin Banyak Penumpang

fin.co.id - 22/07/2025, 10:00 WIB

Ini Jam-Jam Sibuk Terbaik untuk Narik Ojek Online, Dijamin Banyak Penumpang

Ojek Online

fin.co.id - Bagi para pengemudi ojek online, waktu adalah segalanya. Mengetahui kapan harus online bisa sangat menentukan jumlah order yang masuk dan penghasilan yang diperoleh dalam sehari. Tidak semua jam dalam sehari memberikan peluang yang sama. Ada jam-jam tertentu yang disebut sebagai “prime time” atau jam sibuk, di mana permintaan dari penumpang meningkat tajam.

Dengan memanfaatkan jam sibuk ini, driver dapat menghindari waktu menganggur dan memaksimalkan efisiensi kerja. Namun, untuk bisa mengoptimalkan momen tersebut, penting memahami kebiasaan masyarakat, lalu lintas kota, dan perilaku pengguna aplikasi transportasi.

Berikut penjelasan lengkap mengenai jam-jam sibuk terbaik untuk menarik ojek online dan tips agar bisa mendapat lebih banyak penumpang.

Pagi Hari: 05.30–09.00 WIB


Jam sibuk pertama dimulai di pagi hari, sekitar pukul 05.30 hingga 09.00. Pada waktu ini, banyak orang memulai aktivitas harian, seperti berangkat ke kantor, sekolah, atau kampus. Wilayah perkantoran, terminal, dan stasiun menjadi titik yang sangat potensial.

Permintaan layanan ojek sangat tinggi di pagi hari karena sebagian besar orang ingin cepat sampai di tujuan. Selain itu, di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung, kemacetan membuat banyak orang lebih memilih naik ojek daripada mobil pribadi atau angkutan umum.

Untuk driver, ini adalah waktu emas. Dengan strategi yang tepat, seperti standby di area stasiun kereta atau perumahan besar, satu pengemudi bisa mendapat 3–5 order hanya dalam rentang waktu 3 jam.

Siang Hari: 11.00–13.30 WIB


Waktu makan siang juga menjadi momen ramai, terutama untuk layanan pesan-antar makanan (food delivery). Banyak karyawan kantor atau pekerja lapangan yang memesan makan siang melalui aplikasi, sehingga permintaan terhadap driver meningkat.

Bagi pengemudi ojek yang melayani antar makanan, jam 11.00 sampai 13.30 adalah waktu yang tidak boleh dilewatkan. Lokasi potensial antara lain area perkantoran, kampus, dan rumah sakit. Banyak order masuk di titik-titik ini karena mayoritas pelanggan tidak ingin keluar kantor atau ruang kerja hanya untuk membeli makan siang.

Selain itu, pada jam ini juga terdapat beberapa order antar barang atau layanan lainnya. Walaupun tidak seramai pagi dan sore, tetap ada peluang penghasilan tambahan.

Sore Hari: 16.00–19.00 WIB


Jam sibuk kedua yang paling krusial adalah sore hingga menjelang malam. Sekitar pukul 16.00 hingga 19.00, karyawan dan pelajar mulai pulang ke rumah. Ini membuat permintaan ojek online melonjak tinggi, apalagi jika cuaca mendukung atau turun hujan.

Area yang ramai pada sore hari mencakup perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, dan stasiun. Tips untuk driver adalah mulai standby di titik-titik strategis sebelum pukul 16.00 agar bisa mendapat antrian penumpang lebih awal.

Khusus untuk driver yang menggunakan motor listrik, pastikan baterai cukup untuk melayani permintaan pada jam sibuk ini karena arus order sangat padat.

Malam Hari: 20.00–23.00 WIB (Khusus Akhir Pekan)


Pada malam hari, terutama Jumat dan Sabtu malam, permintaan meningkat di area hiburan, kafe, dan restoran. Banyak pengguna aplikasi transportasi online yang tidak ingin repot membawa kendaraan pribadi saat hangout atau pulang larut malam.

Driver yang ingin menambah penghasilan bisa tetap online di waktu ini, khususnya di area kota yang ramai aktivitas malam. Meski tidak sepadat jam sibuk pagi dan sore, malam akhir pekan bisa menghasilkan order dengan tarif lebih tinggi karena adanya tarif dinamis (harga naik saat permintaan tinggi)

Menjadi pengemudi ojek online bukan hanya soal berkeliling mencari penumpang, tetapi juga tentang strategi dan membaca waktu. Tiga waktu paling ideal untuk tarik penumpang adalah pagi (05.30–09.00), siang (11.00–13.30), dan sore (16.00–19.00). Sementara malam hari bisa jadi bonus tambahan terutama di akhir pekan.

Memaksimalkan jam-jam sibuk dengan standby di titik strategis, menjaga rating, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima akan sangat berpengaruh terhadap jumlah order yang diterima. Dengan strategi ini, driver tidak hanya bekerja keras, tapi juga bekerja cerdas. *


Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca