OJK dan Bank DKI Kolaborasi Wujudkan Pulau Seribu Jadi Digital Island

fin.co.id - 02/06/2025, 10:26 WIB

OJK dan Bank DKI Kolaborasi Wujudkan Pulau Seribu Jadi Digital Island

OJK dan Bank DKI berkolaborasi mendorong transaksi non-tunai di Kepulauan Seribu melalui program literasi keuangan dan digitalisasi layanan perbankan

fin.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank DKI melakukan kolaborasi untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Inisiatif ini diwujudkan melalui program literasi dan inklusi keuangan bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau “Gencarkan Goes To Pulau Pramuka” yang digelar di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi, Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan, Direktur Utama Bank DKI Agus H. Widodo, serta Direktur Perkulakan dan Ritel Perumda Pasar Jaya.

Sinergi untuk Pemerataan Akses Keuangan

Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, menegaskan pentingnya sinergi antara literasi dan inklusi keuangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan menekankan prinsip no one is left behind, melalui forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi DKI Jakarta, OJK Jabodebek bersama instansi vertikal dan lembaga jasa keuangan lainnya berkomitmen untuk menciptakan pemerataan akses keuangan serta peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Kepulauan Seribu,” ujar Edwin.

Transformasi Pulau Pramuka Jadi Digital Island

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya berkelanjutan untuk menjadikan Pulau Pramuka sebagai “Digital Island” dan percontohan bagi kepulauan lainnya di wilayah tersebut. Ia menyebut Kepulauan Seribu memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata bahari kelas dunia, yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.

Digitalisasi Layanan Bank DKI

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa penerapan literasi dan inklusi keuangan melalui layanan perbankan digital adalah kunci dalam menjawab kebutuhan transaksi masyarakat kepulauan. Bank DKI terus memperluas layanan melalui keagenan JakOne Abank yang menggunakan mesin EDC sebagai bagian dari program Laku Pandai, serta mendukung pembayaran berbasis QRIS sebagai sarana transaksi di Pulau Pramuka.

Agus mengungkapkan bahwa hingga April 2025, terdapat 92 merchant di Kepulauan Seribu yang telah dilengkapi mesin EDC, dengan total transaksi mencapai Rp6,55 miliar, meningkat 44,48% secara tahunan (YoY). Dari sisi infrastruktur fisik, Bank DKI juga menyediakan 12 mesin ATM dan 1 mesin CRM yang tersebar di beberapa pulau seperti Pulau Pramuka, Tidung, Harapan, Kelapa, Pari, Untung Jawa, Panggang, dan Sabira.

Perluasan Akses Transaksi Digital

Program Laku Pandai melalui agen JakOne Abank telah mencatatkan transaksi senilai Rp4,92 miliar dengan 34 agen aktif di wilayah tersebut. Selain itu, terdapat 342 merchant yang menggunakan QRIS, meningkat 3,64% secara YoY dengan nominal transaksi mencapai Rp472,52 juta—naik signifikan sebesar 155,21%.

Pertumbuhan transaksi digital ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara regulator, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Bank DKI dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Kepulauan Seribu.

Dukungan terhadap UMKM Kepulauan

Tak hanya dari sisi digitalisasi, Bank DKI juga menyalurkan Kredit dan Pembiayaan Segmen UKM kepada 51 pelaku UMKM di Kepulauan Seribu dengan total mencapai Rp5,39 miliar.

Komitmen Berkelanjutan Bank DKI

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID