Sistem Berangsur Pulih, Layanan Transfer Antar Bank Real Time Online (RTOL) melalui JakOne Mobile Kembali Dapat digunakan

fin.co.id - 06/05/2025, 14:19 WIB

Sistem Berangsur Pulih, Layanan Transfer Antar Bank Real Time Online (RTOL) melalui JakOne Mobile Kembali Dapat digunakan

fin.co.id - Bank DKI terus berupaya melakukan proses pemulihan sistem layanan

secepat mungkin. Setelah membuka layanan ATM Off-Us, layanan transfer antarbank

melalui skema Real Time Online (RTOL) di aplikasi JakOne Mobile telah kembali

normal dan dapat digunakan oleh nasabah. layanan transfer antarbank melalui

skema BI Fast melalui aplikasi JakOne Mobile masih dalam proses koordinasi

lebih lanjut dengan pihak regulator. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank

DKI, Agus H Widodo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (6/5).

Lebih lanjut Agus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang

dialami nasabah selama proses pemulihan sistem berlangsung sembari menjelaskan

bahwa proses pemulihan dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati dengan

mengedepankan keamanan sistem dan kenyamanan nasabah sehingga dilakukan secara

bertahap. Ia juga kembali menegaskan bahwa selama periode pemulihan,

kerahasiaan dan keamanan data, dan dana nasabah tetap terjaga dengan baik, dana

nasabah tidak berkurang selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami bahwa aktivitas pemeliharaan sistem ini telah

memberikan ketidaknyamanan bagi sebagian nasabah. Namun, hal ini merupakan

bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan

keandalan layanan digital Bank DKI," ujar Agus. Bank DKI juga memastikan

bahwa setiap permasalahan yang mungkin muncul telah ditindaklanjuti dan

diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan

prima, Bank DKI secara rutin melakukan pemantauan dan pengujian sistem untuk

memastikan stabilitas operasional dan kelancaran layanan.

Selain melalui JakOne Mobile, transaksi transfer antar-bank juga dapat

dilakukan melalui Jaringan ATM Bank DKI yang tersedia 24 jam. Saat ini, Bank

DKI mengoperasikan lebih dari 750 unit ATM yang tersebar di berbagai titik

strategis di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk di kantor kelurahan

dan kecamatan, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga lokasi publik

lainnya. Selain itu, Bank DKI juga memiliki jaringan ATM di kota-kota besar

lainnya seperti Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung. Juga

di ATM jaringan ATM Bersama maupun ATM Prima.

Transaksi transfer antar bank dapat juga dilakukan melalui Jaringan Kantor

Cabang/Cabang Pembantu Bank DKI dan Bank DKI Syariah pada hari kerja. Layanan

operasional pada seluruh Kantor Cabang Bank DKI beroperasi secara normal dan

dapat diakses nasabah untuk memenuhi kebutuhan perbankan secara optimal, di

antaranya: transaksi setor dan tarik tunai (tabungan dan giro), pemindahbukuan

antar rekening Bank DKI, dan pemindahbukuan antar bank melalui SKNBI dan RTGS.

Untuk nasabah korporasi tetap dapat melakukan layanan transfer antarbank dengan

menggunakan SKNBI dan RTGS yang tersedia pada Cash Management System Bank DKI.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, turut menyampaikan terima

kasih atas dukungan nasabah. “Kami sangat mengapresiasi kesabaran nasabah

selama proses pemeliharaan sistem berlangsung. Bagi nasabah yang masih memiliki

kendala, kami menyediakan berbagai saluran pengaduan yang dapat diakses, mulai

dari Call Center, kunjungan ke kantor cabang terdekat, hingga pesan langsung

melalui kanal media sosial resmi Bank DKI,” jelas Arie.

Bank DKI juga mengimbau nasabah untuk selalu waspada terhadap modus

penipuan digital dan senantiasa menggunakan kanal resmi Bank DKI untuk

mendapatkan informasi dan bantuan layanan. Untuk informasi lebih lanjut,

nasabah dapat menghubungi Call Center Bank DKI di 1500351 atau mengunjungi

kantor cabang terdekat.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID