fin.co.id - Bentrokan antara kelompok masyarakat terjadi di Maluku Tengah, tepatnya di Desa Sawai dan Rumaolat Kecamatan Seram Utara. Akibatnya, 1 anggota Polisi tewas dan empat warga luka berat.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminnula mengatakan satu orang polisi tewas dan empat warga mengalami luka berat dalam bentrokan yang terjadi sejai Kamis pagi, hingga sore.
Korban polisi adalah Bripka Husni Abdullah. Namun, penyebab pasti kematiannya belum diketahui, apakah karena ditembak senapan angin atau jenis senjata lainnya.
"Korban ada, korban anggota kita kena peluru, kena tembakan. Senapan angin atau senapan yang lain, aku enggak tahu juga. Karena harus ada dari ahlinya untuk autopsi," katanya kepada awak media.
Dijelaskannya, bentrokan tersebut telah diredam oleh TNI-Polri.
"Tapi memang betul tadi pagi, hari Kamis kan, jam 10, terjadilah kejadian bentrokan. Kemudian anggota kita mengamankan melerai, itu gabungan dengan TNI," jelasnya.
Dari informasi yang dihimpun, bentrok bermula ketika satu sopir warga Desa Rumaolat dihajar massa saat melintas di jalur Sawai.
Akibatnya, warga Rumaloat yang mengetahui hal itu langsung merespons degan tembakan.
Kedua kelompok massa lalu bersitegang di daerah perbatasan antar kampung. Kedua massa lalu saling serang dengan senjata tajam dan senjata senapan angin dan batu.
Baca Juga
Selain anggota Polisi yang tewas, beberapa warga juga dilaporkan alami luka-lula yanh cukup serius. Saat ini aparat gabungan masih berupaya meredakan konflik yang terjadi di daerah tersebut. **