fin.co.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dapat terus menunjukkan peningkatannya lewat insentif yang diberikan. Harapannya, kata dia, dapat memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional.
“Peran KEK sangatlah penting untuk dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” kata Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 Desember 2024.
Selain itu, kata dia, KEK ini juga sudah dipakai di negara-negara lain sebagai formula untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Di antaranya, kata dia, China, Vietnam, dan Thailand.
“KEK itu jadi formula untuk tumbuh cepat ekonomi di Asia Pasifik,” ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.
Hal ini juga sejalan dengan fungsi KEK, kata dia, yaitu bertugas untuk menampung berbagai kegiatan industri seperti impor, ekspor, dan lain-lain.
Dalam kawasan tersebut, para investor berkesempatan untuk mendapatkan kemudahan tertentu dalam mendukung industrialisasi, dan memperbesar penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
KEK sjuga terdiri dari beberapa zona, yaitu pengolahan ekspor, logistik, industri, pengembangan teknologi, pariwisata, energi, dan/atau zona lainnya.
Selain itu, KEK juga memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
(Bia)