fin.co.id – Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Dalam pernyataannya pada Rabu, 14 Agustus 2024, Bambang Brodjonegoro menekankan bahwa IKN harus dibangun dengan konsep yang jelas dan terencana, agar tidak menjadi kota yang tumbuh tanpa kendali seperti Jakarta.
Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa perencanaan yang baik akan mencegah IKN berkembang secara tidak terkendali seperti Jakarta yang mengalami pertumbuhan pesat namun terbatas oleh infrastruktur yang ada. "Jangan sampai IKN menjadi Jakarta kedua dalam arti kota besar yang tidak terencana dengan baik," katanya, usai menghadiri launching buku "9 Alasan 8 Harapan Memindahkan Ibu Kota", di Auditorium Kementerian PUPR Jakarta.
Menurut Bambang Brodjonegoro, perkembangan Jakarta yang pesat telah melampaui kapasitas infrastrukturnya, yang bukan merupakan kesalahan pemerintah saat ini, melainkan akibat dari pertumbuhan yang tidak diimbangi dengan perencanaan yang memadai sejak awal.
Berdasarkan Lampiran UU No. 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN, Ibu Kota Nusantara dirancang sebagai simbol negara dan jati diri bangsa. Perpindahan ibu kota ini merupakan bagian dari strategi untuk mencapai target ekonomi Indonesia 2045, yaitu menjadi lima besar perekonomian dunia dan negara berpenghasilan tinggi.
Pembangunan IKN harus mengikuti prinsip pembangunan kota yang matang dan visi jangka panjang untuk memastikan pencapaian sasaran ekonomi yang lebih inklusif serta akselerasi pembangunan di Kawasan Timur Indonesia. (*)