Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN

fin.co.id - 09/08/2024, 11:49 WIB

Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN
Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN 045505

Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN 045505

Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN
Bendungan Sepaku Semoi: Potensi Pariwisata dan Sumber Energi Baru di IKN 045505

Wakil Menteri ATR/BPN sekaligus Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, bersama Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja, dan Ketua Satgas Pembangunan IKN, Danis H. Sumadilaga dan jajaran, saat melakukan kunjungan bersama awak media ke Bendungan Sepaku-Semoi, Kawasan IKN, Jumat, 9 Agustus 2024. (Fin/Sigit Nugroho)

fin.co.id - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa Bendungan Sepaku Semoi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, tidak hanya berfungsi sebagai sumber kehidupan tetapi juga berpotensi menjadi destinasi pariwisata.

Dalam kunjungannya ke lokasi pada Jumat, Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa bendungan ini sedang dipersiapkan untuk memenuhi dual fungsi: sebagai penyedia air dan sebagai objek wisata. "Bendungan ini dirancang tidak hanya untuk fungsi utamanya tetapi juga sebagai daya tarik wisata," ujar Antoni, ditemui di Bendungan Sepaku-Semoi, Penajam Paser Utara, Jumat 9 Agustus 2024. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menambahkan demplot untuk penanaman buah-buahan di area bendungan, yang diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan konsumsi di IKN. "Demplot buah-buahan di bendungan ini akan mendukung suplai kebutuhan di IKN," tambah Antoni.

Otorita IKN akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk merumuskan strategi pengelolaan pariwisata di bendungan. "Kami akan mendiskusikan dengan Kementerian PUPR mengenai model pengelolaan pariwisata yang sesuai," ungkap Antoni.

Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, yang terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan memerlukan biaya Rp836 miliar. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 16 juta meter kubik air dengan luas genangan 322 hektare dan dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung kapasitas 100 megawatt (MW) untuk mendukung pasokan listrik di IKN.

Pembangunan ini juga memperhatikan pelestarian lingkungan, termasuk keberadaan hewan buaya di area sekitar bendungan. Antoni menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.(*)

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID