fin.co.id – Andre Taulany, penyanyi, presenter dan komedian terkenal yang kini tengah menjadi pusat perhatian karena menggugat cerai istrinya, Rien Wartia Trigina alias Erin Taulany, tak hanya disorot karena masalah rumah tangga.
Mantan vokalis Band Stinky itu juga dikenal dengan serangkaian kontroversi yang memicu kemarahan publik. Berikut adalah tiga skandal terbesar yang menyoroti perjalanan karier dan kehidupan pribadi Andre:
1. Kontroversi Sepatu "Adisomad" dan Ustadz Adi Hidayat
Andre Taulany pernah tersandung masalah ketika candaannya tentang sepatu “Adisomad” dianggap menghina Ustadz Adi Hidayat.
Meskipun Andre mengklaim tidak ada niatan untuk menyinggung, Ustadz Adi Hidayat akhirnya memaafkan Andre setelah mengeluarkan pesan bijak melalui Instagram.
Ustadz Adi membandingkan situasi tersebut dengan kisah Zuhair bin Abi Salma yang meminta ampun kepada Nabi, mengajak pengikutnya untuk memaafkan Andre dan berharap dia bisa memperbaiki diri.
2. Tuduhan Menghina Nabi Muhammad SAW
Skandal lain yang mengguncang Andre Taulany adalah tuduhan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Pada 4 Mei 2019, Andre mengunjungi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta maaf secara langsung.
Ia mengaku bersalah dan menegaskan bahwa permohonan maafnya adalah bentuk kesadaran pribadi tanpa paksaan. Andre berharap dapat mendapat maaf dari umat Islam yang merasa tersakiti oleh candaan yang dianggap tidak pantas tersebut.
3. Isu Pencemaran Nama Baik Marga Latuconsina
Tak berhenti di situ, Andre Taulany juga terlibat dalam kontroversi pencemaran nama baik yang melibatkan marga Latuconsina.
Pada 18 Mei 2020, Andre bersama Rina Nose dilaporkan oleh Ruswan Latuconsina karena candaan mereka di sebuah acara TV yang dianggap menghina marga Latuconsina.
Candaan tersebut, yang memplesetkan nama Prilly Latuconsina menjadi "Prilly Latukondangan," menambah daftar panjang masalah hukum yang harus dihadapi Andre.
Baca Juga
Dengan semua kontroversi ini, Andre Taulany tidak hanya menghadapi tantangan dalam kehidupan pribadi dan kariernya, tetapi juga harus berjuang untuk membersihkan namanya di mata publik. (*)