Israel Perintahkan Warga Palestina Kosongkan Gaza

fin.co.id - 12/07/2024, 06:17 WIB

Israel Perintahkan Warga Palestina Kosongkan Gaza

Warga Palestina berjalan di atas puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di daerah El-Remal di Kota Gaza pada 9 Oktober 2023.

fin.co.id-  Militer Israel memerintahkan semua warga Palestina untuk meninggalkan Kota Gaza dan menuju ke selatan. 

Sementara itu, mereka juga meningkatkan serangan di sejumlah wilaya di Gaza, baik bagian Utara, Selatan dan jalur Gaza, hingga sebabkan puluhan warga meninggal dalam 48 jam terakhir. 

Pertintah kosongkan Gaza itu disebarkan oleh Israel melalui selebaran yang dijatuhkan melalui udara. 

 “Semua orang di Kota Gaza untuk pergi dan mengambil rute aman ke selatan menuju Deir el-Balah dan az-Zawayda" tulis selebaran itu. 

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Gaza meminta warga di Kota Gaza untuk tetap tinggal. Kementerian menyebut, instruksi militer Israel itu bagian dari perang psikologis tentara Israel terhadap warga Palestina.

Lain sisi, PBB mengatakan meminta evakuasi warga hanya akan menambah penderitaan massal bagi keluarga Palestina, yang banyak di antaranya telah mengungsi berkali-kali 

“Warga sipil harus dilindungi,” kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric.

Israel mengeluarkan perintah evakuasi warga dari Gaza yang pertama untuk sebagian kota tersebut pada tanggal 27 Juni, dan dua perintah lagi pada hari berikutnya.

Israel mengklaim pihaknya sedang mengejar pejuang Hamas yang berkumpul kembali di berbagai wilayah Gaza sembilan bulan setelah perang.  

Perintah evakuasi terbaru ini dikeluarkan sehari setelah serangan udara Israel terhadap Sekolah al-Awdah yang menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 53 lainnya, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak, menurut petugas medis Palestina.

 Rekaman eksklusif dari sekolah, yang diperoleh Al Jazeera, menunjukkan anak-anak muda Palestina bermain sepak bola di luar sekolah yang disaksikan puluhan orang. Kemudian terdengar ledakan keras, membuat orang-orang berlarian mencari perlindungan.

Seorang anak laki-laki Palestina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia kehilangan beberapa kerabatnya dalam serangan itu.  

“Kami sedang duduk-duduk dan sebuah rudal jatuh dan menghancurkan segalanya,” katanya sambil terisak. “Saya kehilangan paman, sepupu, dan kerabat saya.”

Serangan itu dikutuk oleh para pemimpin dunia dan militer Israel mengatakan pihaknya sedang menyelidikinya. (*) 

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID