Coba Bunuh Diri Lompat dari Menara Sutet, Driver Ojol Ini Ngaku Ponakan Wapres Ma'ruf Amin

fin.co.id - 20/06/2024, 10:06 WIB

Coba Bunuh Diri Lompat dari Menara Sutet, Driver Ojol Ini Ngaku Ponakan Wapres Ma'ruf Amin

Driver ojol mencoba bunuh diri dengan loncat dari menara sutet di Cilincing usai ribut dengan istri ketiganya. -istimewa-


fin.co.id - Seorang driver ojek online berinisial ATZ (60) mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari menara sutet di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

ATZ yang merupakan warga Koja diduda mengalami depresi usai ribut masalah ekonomi dengan istri ketiganya.

Dia pum mencoba mengakhiri hidupnya dengan loncat dari menara sutet yang berlokasi di Jalan Banjir Kanal Timur (BKT), Kelurahan Marunda.

Sebelum melakukan percobaan bunuh diri, ATZ sempat menuliskan surat wasiat untuk keluarganya.

"Ada surat yang kita temukan, saksi-saksi anaknya juga seperti itu," kata Kapolsek Cilincing Kompol Fernando Saharta Saragi pada Rabu, 19 Juni 2024, malam.

Berdasarkan surat wasiat yang ditulis ATZ, di situ dia mengaku sebagai keponakan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

"Paman saya Prop Doctor KH. Ma'ruf Amin. BA. RI 2," tulis surat wasiat ATZ seperti dilihat Disway.id.

Kemudian dalam surat wasiat tersebut, ATZ juga menitipkan motornya agar diberikan kepada anak dan istri ketiganya.

"STNK dan motor tolong kasih ke beliau untuk diserahkan ke istri dan anak saya," tulis ATZ dalam surat wasiatnya.

Kompol Fernando mengatakan, ATZ diduga mengalami depresi usai ribut dengan istri ketiganya.

"Yang bersangkutan sedang punya masalah dengan istri ketiga, setelah kita dalami lagi faktor ekonomi," ungkap Fernando.

Fernando menuturkan, yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan melompat dari menara sutet pada Senin, 17 Juni 2024.

Kata Fernando, pihaknya mendapat laporan terkait adanya percobaan bunuh diri pada pukul 14.00 WIB.

"Setelah tiba di lokasi ternyata benar sudah ada seorang laki-laki berada di atas Tower Sutet BKT Marunda," kata Fernando.

Pihak kepolisian pun langsung meminta bantuan ke petugas Damkar untuk mengevakuasi ATZ dari atas tower sutet.

Beruntung nyawa ATZ berhasil diselamatkan oleh petugas Damkar yang mengevakuasinya dari atas menara sutet.

"Pada saat dievakuasi korban dalam keadaan pingsan kemudian dibawa ke Puskesmas Cilincing untuk diberikan pertolongan," terang Fernando.

Setelah kondisinya dinyatakan baik, kata Fernando, yang bersangkutan pun dikembalikan ke keluarganya.

"Kami kembalikan ke keluarganya sama diawasi oleh Babin setempat," pungkas Fernando. (Cahyono/DSW)


Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca