FIN.CO.ID
- Bandar Udara Very Very Important
Person
kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN.
Bandara
VVIP IKN ditujukan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di
IKN. Dibangun dengan luas terminal VVIP
2000 meter persegi (m²) dan terminal VIP 5000 m² serta runway sepanjang 3000 meter x 45 meter, bandara ini berjarak
sekitar 25 kilometer (km) dari Bandara Sepinggan, Balikpapan dan sekitar 107 km
dari Bandara Samarinda.
“Brantas Abipraya berkomitmen akan
menuntaskan paket pekerjaannya tepat waktu, agar manfaat dari bandara ini dapat
segera dirasakan. Dalam pembangunannya Brantas Abipraya bersinergi dengan
beberapa BUMN konstruksi lainnya dengan ruang lingkup pekerjaannya adalah
pembangunan runaway, taxiway, apron dan pembangunan jalan relokasi,” ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas
Abipraya.Baca Juga
Ditambahkan
Sugeng Rochadi, sebagai informasi sesuai dengan Perpres, maka
pembangunan dan pengoperasian Bandara udara VVIP ditugaskan kepada Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Menteri Perhubungan
yang berlokasi di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi
Kalimantan Timur. Brantas Abipraya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) di bidang konstruksi tentu ikut berperan dalam proyek pembangunan
Bandara VVIP di IKN, khususnya pada sisi landasan udara. Proyek ini mulai
dijalankan pada 28 November 2023 lalu dan ditargetkan rampung pada Desember
2024, proyek pembangunan bandara ini berupaya untuk merujuk pada karya anak
bangsa mulai dari desain runway hingga
terminal. Untuk itu, bahkan proyek ini diharapkan sudah dapat digunakan pada 17
Agustus 2024.
Tercatat realisasi progress
pembangunan sampai dengan Mei 2024 masih sesuai dengan target rencana progres
dengan fokus pekerjaan utama, yaitu Cut (pengurangan
material tanah dari suatu area) dan fill (penambahan
material tanah ke area yang sudah dipotong) serta Soil Improvement (peningkatan kualitas tanah di area tertentu).
Saat ini target Brantas Abipraya sendiri adalah pembangunan runway teraspal sepanjang 2.200 meter
sebelum tanggal 17 agustus 2024.
“Brantas Abipraya akan berfokus
mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di IKN. Tak hanya kualitas
konstruksi yang juara, estetika dari setiap karya konstruksi kami juga akan
diutamakan. Seperti bandara VVIP ini nantinya akan menunjukkan ciri khas budaya
Kalimantan pada desainnya. Semoga bandara yang sedang kami bangun ini dapat
menjadi green airport dengan tetap mempertahankan sisi estetika,” tutup Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas
Abipraya.