JAKARTA, FIN.CO.ID - Kok bisa saluran air tertimbun tanah sejak lama.
Kondisi demikian terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Padahal, kawasan elite itu termasuk yang jarang luput dari pengawasan aparat setempat.
(BACA JUGA:Hotel di Menteng Jakpus Ini Tak Penuhi Syarat Keselamatan Kebakaran, Terancam Pencabutan Rekomendasi RKK)
Selain posisinya berada di tengah kota, banyak rumah pejabat dan perkantoran penting lainnya.
Ketika memasuki musim hujan, barulah instansi terkait gerabak-gerubuk mencari solusinya.
Personel Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, melaksanakan normalisasi saluran mikro yang sudah lama tertimbun tanah.
Lokasi tepatnya berada di Jalan Banyumas, Kelurahan Menteng.
(BACA JUGA:Kebakaran di Menteng, Hanguskan 28 Rumah)
Pengerjaannya pun terus dikebut sebelum curah hujan intensif menyerbu kawasan elite tersebut.
Normalisasi dilakukan untuk menambah kapasitas saluran air agar optimal menampung air terutama saat hujan deras.
Kepala Satpel SDA Kecamatan Menteng Yopi Maidiza Siregar mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 8 personel pasukan biru.
Sejak 1 september 222, pengerahan personel 'tempur' itu dilakukan untuk membongkar tanah yang menyumbat saluran.
(BACA JUGA:Soal Temuan C1 di Menteng, Ini yang Dilakukan Bawaslu)
"Kondisi sebagian saluran mikro di Jalan Banyumas sudah tidak berfungsi lagi karena tertutup tanah," ujar Yopi Maidiza Siregar, Selasa (20/9/2022).