Internasional

AS Dihantam Cuaca Panas hingga 46 derajat Celcius

fin.co.id - 05/09/2022, 15:56 WIB

Termometer, Cuaca Panas | Image oleh Gerd Altmann dari Pixabay

JAKARTA, FIN.CO.ID - Amerika Serikat, khususnya di Central Valley California dari Sacramento ke luar Los Angeles, dilaporkan mengalami lonjakan suhu.

Kemarin (5/9), para pejabat setempat memperingatkan soal ancaman gelombang panas. Ancaman gelombang panas ini disebut dapat membahayakan jaringan listrik kawasan yang terdampak.

Akibatnya, warga setempat diminta untuk membatasi penggunaan listrik mereka, setidaknya untuk lima hari setelah kabar itu disampaikan.

(BACA JUGA: Badan Berkeringat padahal Cuaca Lagi Dingin? Ini Nama Kondisinya)

Otoritas setempat juga melaporkan adanya lonjaan permintaan listrik, sementara suhu di beberapa kawasan ini dilaporkan terus meningkat.

Menurut kabarnya, sejak kemarin, cuaca panas terburuk tahun ini berpusat di Central Valley.

Sementara tinggi suhu kawasan tersebut, sebagaimana dilaporkan BMKG setempat, adalah mencapai angka 46 derajat Celcius.

Warga dengan kawasan yang terdampak panas ekstrem ini, diminta untuk tidak meninggalkan rumah mereka, untuk menghindari penyakit yang disebabkan cuaca panas.

Operator Sistem Independen California (ISO), yang mengawasi jaringan listrik negara bagian itu, memperpanjang peringatan hingga hari kelima.

ISO meminta penduduk negara bagian untuk menyetel termostat mereka pada 26 derajat Celcius atau lebih tinggi, menghindari penggunaan peralatan utama, dan mematikan lampu menghemat energi.

Ia menambahkan bahwa kebakaran hutan yang sedang berlangsung di negara bagian itu dan potensi kebakaran baru dapat semakin membebani jaringan listrik dengan melumpuhkan saluran dan generator.

Lebih dari dua dekade kekeringan dan kenaikan suhu, diperburuk oleh perubahan iklim, telah membuat California lebih rentan terhadap kebakaran hutan dari sebelumnya.

Di Kabupaten Siskiyou California Utara, perkiraan suhu tinggi untuk hari Minggu adalah 35 derajat Celcius.

Para petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kebakaran yang bergerak cepat yang mendorong ribuan orang mengungsi dari rumah mereka.

Dua orang tewas dalam kebakaran itu, kata Sheriff Kabupaten Siskiyou Jeremiah LaRue dalam pertemuan komunitas pada Minggu, menurut sebuah video yang dibagikan kantornya di media sosial.

Admin
Penulis