Otomotif

Diklaim Bikin Mesin Lebih Awet, UD Trucks Luncurkan Quester Euro5 di Indonesia

fin.co.id - 24/03/2022, 12:55 WIB

UD Trucks memperkenalkan produk terbaru Quester Euro5 dengan teknologi Selective Catalytic Reduction atau (SCR) yang mampu melindungi mesin tetap awet sepanjang waktu, lebih hemat bahan bakar, dan aman.

JAKARTA, FIN.CO.ID - PT UD Astra Motor Indonesia (UD AMI), resmi meluncurkan line up terbaru Quester melalui acara virtual launching Quester Euro5 Launch, Kamis, 24 Maret 2022. Selain itu, UD AMI juga memperkenalkan dan menyambut Odawara Toshihiko sebagai Presiden Direktur UD AMI yang baru sejak November 2021 lalu.

Direktur Marketing dan Aftersales Service UD AMI, Aloysius Chrisnoadhi mengungkapkan, saat ini dunia otomotif, khususnya Indonesia sedang mengalami perubahan dengan dikeluarkannya peraturan emisi gas buang Euro4 yang akan diimplementasikan pada April 2022 mendatang.

"Dalam mendukung program pemerintah tersebut, kami memperkenalkan slogan terbaru kami, 'Better Life for Logistic, Planet and People', yang bertekad menghadirkan teknologi yang efisien untuk bisnis transportasi, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam menuju Indonesia Hijau," kata Chrisnoadhi dalam keterangannya, Kamis, 24 Maret 2022.

(BACA JUGA: Petualangan Daihatsu Terios 7 Wonders Eksplorasi Keindahan Sumba)

Untuk itu, UD Trucks menghadirkan produk Quester Euro5 yang memiliki teknologi pengendalian emisi yang lebih maju, yaitu Selective Catalytic Reduction atau (SCR) yang mampu melindungi mesin tetap awet sepanjang waktu, lebih hemat bahan bakar, dan aman.

Quester Euro5

Saat ini, produsen kendaraan berupaya untuk mengurangi kadar NOx sesuai peraturan pemerintah yang berlaku dengan beberapa cara. Selain kendaraan bertenaga listrik, ada dua cara lain yang digunakan untuk menurunkan NOx. 

(BACA JUGA: Daftar Aset Doni Salaman yang Disita Bareskrim, Ada Porsche 911 hingga Ducati Superleggera)

Pertama, menurunkan NOx gas buang yang keluar dari mesin dengan cara menyemprotkan cairan urea (AdBlue®) ke gas buang di sebuah sistem yang terpisah dari mesin utamanya sebelum dibuang ke atmosfer, sistem ini dikenal dengan Selective Catalytic Reduction (SCR). 

Kedua, dengan memasukkan kembali gas buang ke dalam mesin agar temperatur ruang bakar menurun yang selanjutnya akan menurunkan kadar NOx. Sistem ini dikenal dengan istilah Exhaust Gas Recirculation (EGR).

UD Trucks yang dahulu bernama Nissan Diesel merupakan merek pertama di dunia yang menggunakan teknologi SCR dengan AdBlue®, yang diaplikasikan pada truk Quon di tahun 2004. Teknologi ini mampu mereduksi emisi gas buang tanpa mengganggu mesin utamanya.

(BACA JUGA: Ada Plat Nomor Jokowi di Amerika, Siapa yang Punya?)

Konsumsi AdBlue® adalah 3-5 persen dari pemakaian solar, yang mana pengisian AdBlue® sekali setara dengan 4 kali pengisian Solar full. Dengan perhitungan bahwa kapasitas tangki bahan bakar Quester adalah 315 liter, sementara tangki AdBlue® berisi 50 liter; dan jika asumsi 1 liter Solar untuk 3 km, maka 1 liter AdBlue® bisa untuk menempuh 75 km. 

Selain itu Quester Euro5, juga dilengkapi dengan jerigen cadangan AdBlue® berisi 10 liter atau cukup untuk 750 km sehingga tidak merepotkan pengemudi, aman, dan lebih efisien.

Sistem SCR yang terpisah dari mesin utamanya seperti pada Quester Euro5 ini tidak sensitif terhadap solar bersulfur tinggi sehingga dapat menggunakan Biodiesel B30 seperti yang beredar saat ini dan sangat aman serta sesuai untuk diimplementasikan di Indonesia.

Admin
Penulis
-->