Internasional

Donald Trump Berbalik, Usai Sebut Putin Jenius Sekarang Berdoa Untuk Rakyat Ukraina: Tuhan...

fin.co.id - 27/02/2022, 10:14 WIB

Pemberitaan jurnalis media barat terkait konflik Rusia-Ukraina menjadi sorotan lantaran diduga penuh rasisme

JAKARTA, FIN.CO.ID - Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku dirinya berdoa untuk rakyat Ukraina. 

Trump juga mengutuk invasi Rusia di Ukraina.

Kutukan Trump terhadap invasi Rusia tersebut, disampaikan dalam pidatonya di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Florida.

(BACA JUGA: Sesepuh Betawi Berkumpul, Bahas Nasib DKI Jakarta Setelah Tidak Jadi Ibu Kota Negara)

Beberapa jam sebelumnya, AS dan sekutunya mengumumkan sanksi baru kepada Rusia. 

Mereka akan mendepak sejumlah bank Rusia dari sistem pembayaran global dan membatasi kemampuan bank sentral Rusia untuk mendukung mata uang rubel.

Di depan kerumunan peserta CPAC, Trump mengungkapkan simpatinya kepada rakyat Ukraina dan kali ini memuji Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

(BACA JUGA: Usul Penundaan Pemilu 2024, Muhaimin Iskandar Bilang Disetujui Banyak Orang)

Dia menyebut Zelenskiy "berani" karena dia tetap bertahan di Kiev, Ibu Kota Ukraina.

"Serangan Rusia terhadap Ukraina mengerikan, kita berdoa bagi rakyat Ukraina yang bangga. Tuhan memberkati mereka semua," kata Trump, dikutip Minggu, 27 Februari 2022.

Perkataan Trump itu bertolak belakang dengan sikap dia sebelumnya ketika memuji Presiden Rusia Vladimir Putin.

Awal pekan ini, Trump membuat jengkel sejumlah anggota partai Republik setelah menyebut tindakan Putin di Ukraina sebagai "jenius" dan "cukup cerdas".

Trump menggunakan panggung CPAC untuk menyerang Presiden Joe Biden. 

Dia mengatakan Putin menyerang Ukraina dengan memanfaatkan "kelemahan" Biden.

Trump mengaitkan invasi itu dengan pemilihan presiden AS 2020, lagi-lagi dengan menuduh adanya kecurangan di balik kemenangan Biden.

Admin
Penulis