Nasional

Penendang Sesajen di Gunung Semeru Masih Diburu Polisi

fin.co.id - 2022-01-13 20:26:48 WIB

Tangkapan layar Hadfana Firdaus

SURABAYA, FIN.CO.ID - Lelaki penendang dan pembuang sesajen di Gunung Semeru, ternyata masih diburu aparat Polda Jawa Timur. Lelaki tersebut diduga bernama Hadfana Firdaus.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Gatot Repli Handoko mengatakan pelaku penendang sesajen masih dalam pengejaran polisi.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," katanya dalam keterangannya, Kamis, 13 Januari 2022.

(BACA JUGA: Pembuang Sesajen di Gunung Semeru Bikin Pengakuan Soal Aksinya, Begini Katanya )

Dijelaskannya, terhadap pelaku dilakukan pengejaran ke sejumlah daerah. Termasuk kampung halamannya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebelum dilakukan penangkapan, Gatot Repli mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Sampai sekarang pelaku belum menyerahkan diri. Kami berharap pelaku segera menyerahkan diri," ucap dia.

(BACA JUGA: Viral Pria Buang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru, Katanya Ini yang Mengundang Murka Allah)

Sebelumnya, Polda Jatim telah membentuk tim untuk mengejar seorang pria yang menendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Lumajang tersebut.

Gatot mengatakan pihaknya juga sedang melakukan pencarian dan memantau media sosial orang yang menaikkan video pria penendang sesajen tersebut.

Sebelumnya diberitakan Hadfana Firdaus membuat klarifikasi.

Melalui pengacaranya, Mohammad Habib Al Kutbi, Hadfana mengatakan aksi yang dilakukan tak bermaksud menyinggung siapapun. Namun, ternyata aksinya dinilai salah oleh kebanyak orang.

"Klien kami pun meminta maaf jika perbuatannya menyinggung sebagian masyarakat," katanya kepada Radar Lombok melalui sambungan telepon, Rabu, 12 Januari 2022.

Habib mengatakan kliennya juga tak menyebut kelompok atau agama dalam video yang viral tersebut. Aksinya dilakukan secara spontan.

“Klien kami tidak menyebut nama kelompok atau agama di dalam video tersebut. Hanya secara spontan melakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Admin
Penulis