News

Selasa 4 Januari 2021: Harga Emas Antam Terkoreksi Tajam

    JAKARTA - Harga emas Antam naik cukup tajam di perdagangan perdana 2022, Senin kemarin. Tetapi pada perdagangan hari ini, Selasa, 4 Januari 2021 emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk justru terkoreksi cukup dalam. Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan jeblok hingga 10.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 935.000/batang, merosot 1,06 persen dibandingkan harga kemarin. PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9 persen bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45 persen dengan NPWP. BACA JUGA: Harga Emas Merosot Lebih Dari 1 Persen, Ini Penyebabnya Emas Antam Naik Rp5.000 Per Gram di Penghujung 2021 Harga emas dunia jeblok hingga 1,5 persen ke USD 1.800.84/troy ons pada perdagangan pertama 2020 Senin kemarin. Alhasil, emas Antam ikut terseret. Banyak analis yang memprediksi emas dunia akan menguat di tahun ini, sebab ada inflasi tinggi yang melanda di berbagai negara. Emas secara tradisional dianggap sebagai aset lindung nilai, sehingga ketika inflasi tinggi permintaannya akan meningkat. Namun, bank investasi ternama JP Morgan justru memprediksi emas dunia akan terpuruk di tahun ini. Dalam outlook 2022 yang dirilis, JP Morgan memprediksi emas akan jeblok ke level sebelum pandemi. "Pengurangan kebijakan ultra akomodatif bank sentral akan menjadi sangat bearish bagi emas dan perak selama 2022. Dari rata-rata US$ 1.765/troy ons di kuartal I-2022, akan turun menjadi rata-rata USD 1.520/troy ons," kata analis JP Morgan. Artinya, dari level saat ini USD 1.800/troy ons, emas diprediksi bisa merosot lebih dari 15 persen di akhir tahun nanti. BACA JUGA: IHSG Lanjutkan Reli, Beberapa Saham Jadi Rekomendasi Tak Maksimal, Realisasi Dana PEN 2021 Hanya 88 Persen Yang menarik, JP Morgan melihat bank sentral AS (The Fed) baru akan menaikkan suku bunga di bulan September. Sementara pasar saat ini melihat kenaikan pertama bisa terjadi di bulan Maret. Harga emas dunia menjadi faktor utama yang menentukan harga emas batangan di dalam negeri. Meski demikian ada faktor lain yang mempengaruhi yakni nilai tukar rupiah dan supply-demand . Dua faktor terakhir tersebut membuat persentase kenaikan/penurunan emas Antam bisa lebih besar/kecil ketimbang emas dunia, bahkan terkadang pergerakan hariannya bisa berlawanan arah. (git/fin)

Berita Terkait