JAKARTA - Mengantisipasi lonjakan mobilitas jelang pergantian tahun dan juga arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin rapat koordinasi Bersama dengan Polres se-Jawa Timur bertempat di Polres Madiun, Jumat (31/12/2021). Tempat wisata menjadi perhatian khusus yang perlu penanganan serius, dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan mobilitas dan memastikan pengetatan protokol kesehatan dijalankan dengan baik. “Seperti Pak Kapolda Jatim sampaikan bahwa di tempat rekreasi kita akan batasi. Kita akan lakukan protokol kesehatan dengan ketat, dan juga beberapa upaya yang dilakukan baik di tempat rekreasi maupun juga di Jembatan Suramadu,” tutur Menhub dalam keterangannya, Jumat (31/12/2021). BACA JUGA: Umat Islam dan Masyarakat di Aceh Barat Dilarang Rayakan Tahun Baru, Termasuk Tiup Terompet H+1 hingga H+4 Natal 2021, 589 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek Siap-Siap! Omicron Ancam Jakarta, dalam 2 Minggu Naik 13,5 Persen Menhub menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa libur Nataru untuk tetap waspada dan melaksanakan prokes dengan ketat. “Ada varian Covid-19 Omicron yang harus diwaspadai. Jadi kita tetap harus hati-hati,” ucap Menhub. Menhub meminta kepada jajaran Polres serta Pemerintah Daerah Jawa Timur untuk bersiap menghadapi puncak arus yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal 1-2 serta tanggal 8-9 Januari 2022. “Acungan jempol kepada Polda Jatim yang melakukan pengamatan secara intensif dan melakukan antisipasi. Mari kita bersama-sama dengan 39 Kapolres yang ada di seluruh Jatim untuk mengkomunikasikan narasi pengetatan prokes sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo,” ujar Menhub. Sampai dengan saat ini, di Provinsi Jawa Timur secara umum dari hasil pemantauan terlihat terjadi peningkatan rata-rata harian pergerakan orang yang menggunakan angkutan umum yang dipantau di 8 terminal pantau dimana penumpang berangkat naik 5,8 persen dibandingkan hari normal dari 4,7 ribu orang menjadi 5,1 ribu orang, sedangkan penumpang datang meningkat 14 persen dari 3,2 ribu orang menjadi 53,4 ribu orang. (git/fin)
Penanganan Tempat Wisata Jadi Perhatian Khusus Jelang Pergantian Tahun
fin.co.id - 31/12/2021, 11:41 WIB
Mayoritas masyarakat Kalimantan tersinggung dengan ucapan Edy Mulyadi. Dia menyebut Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.
TERKINI
Terpopuler
1
Posraya Indonesia Ucapkan Selamat Bekerja kepada Kepala BGN Baru Nanik Sudaryati Deyang
2 hari lalu
2
Profil Nanik Sudaryati Deyang, Eks Jurnalis yang Kini Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
2 hari lalu
3
Alasan Prabowo Pecat Kepala BGN Dadan Hindayana: Salah Satunya Masalah Kedisiplinan
2 hari lalu
4
Izin IPAL Belum Lengkap, BGN Setop Sementara Operasional 13 Dapur MBG di Kudus
2 hari lalu
5
Sengketa Honorarium Berujung Pidana, Kasus Togar Situmorang! Dinilai Picu Polemik Perlindungan Hukum Profesi Advokat
1 hari lalu