JAKARTA - Jangan coba-coba untuk bepergian jarak jauh melalui jalur darat pada saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), jika belum melakukan vaksinasi 2 dosis, serta tidak melakukan tes Antigen sebelum berangkat. Pasalnya, Kemenhub dengan dibantu petugas Polri dan TNI akan melakukan razia pada jalur-jalur mudik, baik di tol maupun non tol. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2021). “Karena ini tidak lain memastikan bahwa pergerakan itu mereka-mereka yang sudah divaksin dua kali,” ujar Menhub Budi. Ia juga mengungkapkan, pelaku perjalanan diwajibkan membawa surat keterangan antigen negatif serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan melampirkan keterangan dari RT/RW untuk melakukan perjalanan. Nantinya, para pelaku perjalanan akan mendapatkan stiker untuk menandakan bahwa mereka sudah divaksin dan melakukan antigen. BACA JUGA: Simak! Ini aturan Perjalanan Darat untuk WNI dan TKI yang Mau Pulang ke Tanah Air “Jadi mereka yang dibuat pergi akan dibuat stiker bahwa dia sudah mendapatkan vaksinasi dan melakukan antigen. Itu akan kita buat di beberapa tempat di jalan tol maupun non tol,” ungkapnya. Menhub Budi juga memaparkan bahwa nantinya akan dilakukan pemeriksaan dokumen perjalanan secara acak di titik-titik pemeriksaan, dengan melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait. BACA JUGA: Mulai 20 Desember 2021, Tol Bakal Terapkan Ganjil Genap “Random check dokumen persyaratan akan dilakukan di rest area, terminal, pelabuhan penyeberangan pos koordinasi lintas batas provinsi lintas batas kabupaten kota ini,” tegasnya. Kemudian apabila saat random check diketahui pelaku perjalanan belum melakukan vaksin sebanyak dua dosis dan antigen, maka yang bersangkutan akan diarahkan menuju ke pos pelayanan untuk melakukan tes Antigen dan melaksanakan vaksinasi. “Jika pada saat random check diketahui belum melakukan vaksin atau antigen akan diarahkan ke pos pelayanan untuk melakukan vaksin atau antigen. Jika antigen mendapatkan positif ditangani khusus oleh satgas daerah,” pungkasnya. (git/fin)
Gak Bisa Lolos, Pelaku Perjalanan Darat Saat Nataru Harus Sudah Vaksinasi 2 Kali dan Tes Antigen
fin.co.id - 01/12/2021, 16:54 WIB
Mayoritas masyarakat Kalimantan tersinggung dengan ucapan Edy Mulyadi. Dia menyebut Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.
TERKINI
Terpopuler
1
Prancis vs Pantai Gading 1-2, Les Bleus Tersungkur Jelang Piala Dunia 2026
1 hari lalu
2
Sengketa Honorarium Berujung Pidana, Kasus Togar Situmorang! Dinilai Picu Polemik Perlindungan Hukum Profesi Advokat
2 hari lalu
3
Klasemen Sementara Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Keempat
1 hari lalu
4
Immanuel Ebenezer Ingatkan Prabowo: Bulan Juni-Juli Ada Gejolak Besar untuk Gulingkan Pemerintah
1 hari lalu
5
Proses Penangkapan Mantan Petinggi BGN: Kejagung Jemput Paksa Dadan, Lodewyk, dan Sony!
2 hari lalu