Tanpa Sebab 5 Orang Dibunuh Sekaligus, Pelakunya Diduga Gila
BATURAJA - Lima orang dibunuh sekaligus secara sadis. Pelakunya diduga mengalami gangguan jiwa. Kasat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) Hilal Adi Imawan mengatakan pihaknya memeriksa kejiwaan OT, tersangka pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang sekaligus. Pemeriksaan dilakukan karena diduga OT mengalami gangguan jiwa. "Sebab banyak asumsi yang menyebutkan bahwa pelaku ini merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," katanya, Senin (29/11). Dikatakannya, pihaknya akan membawa OT ke RS Jiwa Palembang untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Sebab pelaku melakukan pembunuhan terhadap lima korban pada Jumat (26/11) tanpa sebab yang pasti. Setelah adanya hasil pemeriksaan kejiwaan yang dikeluarkan dokter baru Polres OKU menentukan langkah selanjutnya terhadap kepastian hukum terhadap tersangka. OT ditangkap setelah membunuh lima orang warga yang diketahui tinggal sekampung dengan tersangka, di Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU pada Jumat sekitar pukul 16.30 WIB. Adapun lima orang korban yang menjadi korban pembunuhan sadis tersebut, yaitu Sari (45), Ikrom (43), Endang, Hendri (33), dan Erni (33). Peristiwa tersebut terjadi bermula ketika pelaku keluar rumah dan bertemu dengan korban pertama yaitu Hendri saat sedang nongkrong di sebuah warung di desa setempat. Tanpa sebab, pelaku langsung menusukkan senjata tajam jenis pisau dengan membabi-buta ke tubuh korban hingga tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah membunuh korban, tersangka kembali menusukkan pisau yang masih berlumuran darah kepada korban Ikrom yang saat itu sedang melintas menggunakan sepeda motor di dekat TKP. Setelah itu, pelaku langsung menuju ke sumur dan bertemu korban ketiga yaitu Erni yang sedang mengambil air, kemudian kembali menusukkan senjata tajamnya di bagian perut korban hingga tewas. "Peristiwa pembunuhan Erni ini membuat suaminya Endang keluar rumah. Namun, sayangnya korban juga turut dibunuh," katanya. Usai membunuh Endang, pelaku bertemu dengan korban kelima bernama Sari yang saat itu keluar dari rumahnya dikarenakan mendengar keributan. Pelaku kemudian merangkul korban Sari dan secepat kilat langsung melakukan penusukan dan melukai leher korban secara sadis hingga tewas.(ant/gw)