News

Dubes Papua Nugini Korban Mafia Tanah

JAKARTA - Andriana Supandy, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Solomon jadi korban mafia tanah. Dia pun mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan kasusnya. Andriana Supandy datang ke Bareskrim didampingi kuasa hukumnya, Inu Jajuli. "Pak Dubes hadir di Bareskrim, beliau jadi korban mafia tanah," kata Inu, Senin (29/11). Meski demikian, Inu belum membeberkan kronologi perkara tanah yang dihadapi kliennya. Hanya, dia menyebut yang menjadi korban adalah orang tua Dubes Andriana, Almarhum Andi Supandy. "Intinya kita melaporkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan identitas orang tua Dubes Andriana," ujarnya. Setelah membuat laporan, kata Inu, Dubes Andriana rencananya akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, untuk menyampaikan langsung perkara mafia tanah yang menimpa almarhum orang tuanya. Diketahui, Polri memastikan upaya pemberantasan mafia tanah melalui Satgas Anti Mafia Tanah masih berjalan, dengan menindak secara hukum pelaku-pelaku kejahatan. Kapolri menginstruksikan kepada para kapolda, kapolres di wilayah untuk tidak ragu dalam mengusut tuntas kasus mafia tanah.(ant/gw)  

Berita Terkait