Januari-September 2021, SMF Salurkan Pembiayaan Rp4,90 Triliun ke Penyalur KPR
JAKARTA - Hingga Triwulan III-2021 atau periode Januari hingga akhir September 2021, PT Sarana Multigriya Finansial (persero) atau SMF telah menyalurkan anggaran hingga Rp4,90 triliun kepada perbankan hingga lembaga penyalur Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) lainnya di seluruh Indonesia. Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo menjelaskan, kinerja Perseroan tetap tumbuh dengan baik di tengah pandemi baik melalui penyaluran pinjaman (pembiayaan) kepada Lembaga Penyalur KPR, serta pendapatan usahanya. Ia juga mengungkapkan bahwa Perseroan kini terus mengoptimalkan peran dan fungsinya sebagai fiscal tools Pemerintah, untuk mendorong bangkitnya industri perumahan baik dari sisi supply maupun demand sesuai perluasan mandat yang telah diberikan oleh Pemerintah melalui penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan. "Sampai dengan Triwulan III-2021, Perseroan telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,90 triliun," ujar Ananta dalam agenda Media Gathering SMF 2021 di Lombok NTB, dikutip dari siaran pers, Minggu (28/11/2021). BACA JUGA: SMF Gelontorkan Pembiayaan Rp15 Miliar Untuk Homestay Desa Wisata Ananta menjelaskan, secara kumulatif, total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 September 2021, mencapai sebesar Rp74,04 triliun yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp61,10 triliun, sekuritisasi KPR sebesar Rp12,79 triliun dan pembelian KPR sebesar Rp156 miliar. "Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 1,19 juta debitur KPR yang terdiri dari 61,05 persen pembiayaan, 18,38 persen KPR FLPP, 20,45 persen sekuritisasi dan 0,13 persen pembelian KPR," jelasnya. Kemudian pada Triwulan III, lanjut Ananta, Perseroan telah merealisasikan penerbitan surat utang melalui Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2021 dengan tingkat bunga tetap, sebesar Rp1,2 triliun. Obligasi ini adalah bagian dari Obligasi Berkelanjutan VI SMF dengan nilai target dana yang akan dihimpun sebesar Rp17 triliun. BACA JUGA: SMF Alirkan Pinjaman Subordinasi Sebesar Rp1,5 Triliun Dukung Peningkatan Peran BTN di PEN Selain itu Perseroan juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp100 miliar. Sukuk Mudharabah tersebut juga merupakan bagian dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II SMF dengan nilai target dana yang akan dihimpun sebesar Rp3,5 triliun. Adapun sampai dengan Triwulan III total surat utang yang diterbitkan yakni Obligasi sebesar Rp3,1 triliun dan Sukuk Mudharabah sebesar Rp200 miliar Adapun Perseroan telah aktif menerbitkan surat utang sejak tahun 2009 dan hingga akhir Triwulan III, Perseroan sudah menerbitkan 49 kali penerbitan dengan jumlah Rp44,6 triliun, terdiri dari 36 kali penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah (penawaran umum) sebesar Rp39,8 triliun, 12 kali Medium Term Notes (Penawaran terbatas) sebesar Rp4,7 triliun, dan satu kali penerbitan Surat Berharga komersial sebesar Rp120 miliar. “Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memenuhi perannya sebagai penyedia likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR. Hal ini merupakan bagian dari komitmen SMF untuk mendukung ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Ananta. (git/fin)