News . 24/11/2021, 08:41 WIB
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Oktober 2021 tumbuh meningkat.
Posisi M2 pada Oktober 2021 tercatat sebesar Rp 7.490,7 triliun atau tumbuh 10,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (8,2 persen yoy).
Kepala Departemen Komunikasi Direktur Eksekutif Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, peningkatan tersebut didorong oleh akselerasi pertumbuhan uang beredar sempit1 sebesar 14,6 persen (yoy) dan uang kuasi yang tumbuh 6,0 persen (yoy).
"Pertumbuhan M2 pada Oktober 2021 dipengaruhi oleh Aktiva Luar Negeri Bersih dan Aktiva Dalam Negeri Bersih," kata Erwin, Rabu (24/11/2021).
Adapun aktiva Luar Negeri, kata Erwin, bersih tumbuh 5,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada September 2021 sebesar 5,0 persen (yoy).
"Aktiva Dalam Negeri Bersih tumbuh 12,1 persen (yoy), meningkat dari 9,3 persen (yoy) pada bulan sebelumnya, didorong oleh lebih tingginya pertumbuhan tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit," terangnya.
"Tagihan Bersih kepada Pempus tumbuh 30,4 persen(yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 16,1 persen (yoy)," sambungnya.
Sementara itu, lanjut Erwin, tren peningkatan penyaluran kredit[2] terus berlanjut, yakni tumbuh sebesar 3,0 persen (yoy) pada bulan laporan, meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,1 persen (yoy). (der/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id