Dua Begal Bersenjata Gergaji Raksasa Ditangkap
SUKABUMI - Aparat gabungan dari Polres Sukabumi, Polsek Cikakak dan Polsek Palabuhanratu menangkap dua begal bersenjatakan gergaji raksasa. Keduanya ditangkap di di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan dua begal berinisial ABY (27) dan DS (18) dalam beraksi selalu membawa gergaji ukuran jumbo. Mereka merupakan komplotan gergaji. "ABY dan DS merupakan komplotan gergaji. Sebab setiap menjalankan aksinya kedua begal ini mengancam korbannya dengan menggunakan gergaji berukuran jumbo atau besar," katanya, Rabu (17/11). Berdasakan informasi dari kepolisian, penangkapan kawanan begal yang sudah meresahkan warga Palabuhanratu dan sekitarnya ini berawal dari laporan warga. Salah satunya korban begal yakni Davi Ardiyansyah (28) yang merupakan sopir truk tangki air di wilayah Kecamatan Cikakak. Korban mengaku telah didatangi kedua tersangka dengan membawa gergaji dan langsung menodongkannya kepada Davi. Tanpa pikir panjang, korban pun lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri setelah diancam kedua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan. Setelah korbannya kabur, keduanya pun langsung menguras barang berharga milik Davi yang ditinggalkannya dalam truk. Tidak puas dengan hasil jarahannya, hanya berselang dua jam komplotan begal ini melanjutkan kembali aksi jahatnya di wilayah pesisir Pantai Istiqomah, Kecamatan Palabuhanratu dengan target wisatawan. Kebetulan saat itu, ada wisatawan yang tengah berkemah di sekitar Pantai Istikomah, tidak ingin membuang kesempatan ABY dan DS pun langsung menodongkan gergajinya ke salah seorang wisatawan yakni Fabiyansyah (20) dan mengancam korban serta rekannya untuk segera menyerahkan seluruh barang dan uangnya. Takut dengan ancaman tersangka yang tidak segan melukai korbannya jiika tidak menuruti perintahnya, para wisatawan hanya bisa pasrah menyerahkan harta bendanya tersebut. Menerima laporan adanya korban begai di dua lokasi berbebeda dengan ciri-ciri pelaku yang sama. Tim gabungan Satuan Reskrim Polres Sukabumi dan Unit Reskrim Polres Cikakak serta Palabuhanratu langsung melakukan pengejaran. Tidak membutuhkan waktu lama, tersangka bertubuh tambun dan satunya lagi kerempeng berhasil diciduk tanpa perlawanan di wilayah Kecamatan Cikakak. "Kedua tersangka ini memang sudah meresahkan tidak hanya warga, tetapi juga wisatawan. Karena ulah mereka citra objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi ini bisa tercoreng," katanya. Aklibat ulahnya, kedua tersangka terancam kurungan penjara maksimal tujuh tahun sesuai pasal yang dijeratkan yakni Pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. (ant/gw)