Suku Anak Dalam yang Tembak Satpam Perkebunan Sawit Serahkan Diri
JAMBI - Tiga warga Suku Anak Dalam (SAD) yang tembak 3 satpam perkebunan sawit dengan senjata pemburu babi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi menyerahkan diri. Terakhir yang menyerahkan diri adalah NG. Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono mengatakan satu lagi warga SAD menyerahkan diri ke polisi. Diduga warga tersebut adalah pelaku penembakan tiga satpam PT PKM. Total sudah tiga warga SAD yang menyerahkan diri dengan diantar oleh tumenggungnya masing masing. Warga SAD menyerahkan diri itu, diketahui berinisial NG pada Senin (8/11) kemarin, di Simpang Selentik, Desa Pematang Kabau, kecamatan setempat. "Kemarin, 8 November 2021 seorang lagi warga SAD terduga pelaku penembakan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian," kata Sugeng. Menurut Kapolres, terduga pelaku berinisial NG (45) itu beralamat di Desa Sungai Tetap, Kecamatan Bathin 24, Kabupaten Batanghari. Terduga menyerahkan diri dan diterima langsung oleh Kapolsek Air Hitam, Temenggung Melaya Tuha dan Jenang Jalaludin. "Sampai dengan saat ini sudah tiga orang warga SAD yang kami amankan terkait penembakan satpam PT PKM," katanya pula. Kapolres juga mengatakan bahwa terduga pelaku NG pada saat menyerahkan diri tidak membawa senjata api rakitan (kecepek) yang digunakan untuk melakukan penembakan terhadap satpam itu. Setelah dilakukan pemeriksaan NG mengakui bahwa senjata api yang digunakannya pada saat kejadian disembunyikan di pinggiran Bukit 12, di Simpang Selentik, Desa Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam. "Anggota Reskrim bersama Tumenggung Malaya bergerak cepat langsung menuju lokasi yang dituju dan hasilnya dua pucuk senjata api rakitan (kecepek) ditemukan di lokasi pinggir Bukit 12," kata AKBP Sugeng Wahyudiono. Selain itu, satu pucuk senjata api rakitan lainnya juga berhasil ditemukan usai penyerahan yang dilakukan oleh Temenggung Melaya Tuha. "Satu pucuk senjata api rakitan (kecepek) milik terduga pelaku BS yang sudah menyerahkan diri sebelumnya dan saat ini dalam pemeriksaan di Polres Sarolangun," katanya.