Komandan Tim Bais yang Tewas Ditembak di Aceh, Ternyata Korban Perampokan
BANDA ACEH - Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (Bais) Pidie Kapten Inf Abdul Majid (53) tewas ditembak orang tak dikenal. Korban ditembak di Jalan Lhok Krincong, Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Pidie, Kamis (28/10) sekitar pukul 17.15 WIB. Ternyata pelaku penembakan adalah kawanan rampok. Tiga pelakunya telah diamankan Polres Pidie, Polda Aceh. Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengatakan pelaku ditangkap Minggu (31/10). Penangkapan pelaku dipimpin Kapolres Pidie AKBP Padli didukung Polisi Militer Polda Aceh. "Ketiga terduga pelaku yakni berinisial D (43), F (42), dan M. Ketiga pelaku memiliki peran tersendiri. Motif penembakan adalah perampokan," katanya, ddikutip Senin (1/11). Hasil pemeriksaan, pelaku D bekerja sebagai petani berperan menyediakan senjata api. Pelaku F bekerja sebagai tukang merupakan eksekutor. "Sedangkan M bekerja sebagai wiraswasta diduga perencana pertemuan. Pelaku M dalam keseharian kenal dengan korban. Dalam kejadian ini, uang korban puluhan juta rupiah diambil pelaku," katanya. Penembakan berawal ketika pelaku M mengajak korban bertemu. Di tempat pertemuan juga menunggu dua pelaku lainnya hingga terjadi penembakan dan perampokan. "Perampokan tersebut telah direncanakan para pelaku sehari sebelum eksekusi di kebun cabai milik pelaku D. Saat ini, para pelaku diamankan di Polres Pidie untuk penyidikan lebih lanjut," katanya.(ant/gw)